Suara.com - CEO The Hut Group rutin bagikan saham pada stafnya dalam beberapa tahun terakhir. Bos baik hati bernama Matt Moulding ini berhasil mengubah hidup banyak orang dalam sekejap.
Menyadur New York Post Kamis (10/12), Matt tak hanya membagikan saham untuk jajaran manajer ke atas. Ia tak melupakan jasa staf lain seperti pekerja gudang, sopir dan sekretaris.
Matt Moulding mendirikan The Hut Group tahun 2004 dan mengatakan ia sudah membagikan saham pada 430 staf dalam waktu satu dekade dengan nilai total mencapai Rp 18 triliun.
Terakhir, pria yang pernah hidup susah ini membagikan saham pada 74 karyawannya. "Kami telah menciptakan lebih banyak miliuner dari perusahaan lain dalam sejarah perusahaan Inggris."
"Sahamnya 100% diberikan, tidak ada yang harus membayar apapun. Kami benar-benar telah mengubah begitu banyak kehidupan," ujar Matt Moulding dalam sebuah wawancara dengan Mirror.
Ayah empat orang anak ini mengatakan akan menumbangkan seluruh gajinya yang bernilai fantastis untuk amal.
Hut Group adalah perusahaan yang paling terkenal dengan suplemen kebugarannya yang bernama Myprotein. Perusahaan ini mengoperasikan lebih dari 150 situs web untuk pemasok mode, kecantikan dan nutrisi.
Forbes pertama kali menjuluki Moulding sebagai miliarder pada bulan September setelah IPO The Hut Group.
Salah satu stafnya yang kecipratan saham gratis mengatakan hidupnya dan keluarga seketika berubah. Dengan saham senilai Rp 1,1 miliar, ia kini bisa merancang masa depan untuk anak-anaknya.
Baca Juga: JK Heran Orang Kaya di Indonesia Umumnya Bos Perusahaan Rokok
"Itu telah mengubah hidup kami. Itu seperti hal yang selama ini kamu impikan."
Seorang manajer berusia 30 tahun mengatakan berkat sahamnya, ia bisa melangsungkan pernikahan impian dan memberikan deposit untuk rumah masa depan.
"Saya dari keluarga kelas pekerja. Ini luar biasa dan rendah hati. Saya memiliki anak kecil dan ini akan memungkinkan saya membantu anak-anak saya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan