Suara.com - Kebocoran gas diduga menjadi penyebab terbakarnya sebuah kontrakan di Jalan Rawa Bambu I, RT 009/06, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020). Dalam peristiwa yang terjadi siang tadi itu, dua penghuni kontrakan tewas terbakar.
"Dugaan penyebab kebocoran gas," kata Perwira Piket Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Usman saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Usman menyebutkan kedua korban merupakan pria bernama Mahatma (37) dan wanita bernama Siti Balkis (38).
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Awalnya, warga sekitar mendengar suara ledakan pada pukul 11.10 WIB. Surat ledakan itu bersumber dari lantai dua kontrakan disusul suara teriakan meminta tolong.
"Pukul 11.10 WIB bapak Joko mendengar suara ledakan dan suara minta tolong di kontrakan lantai dua, bapak Joko melihat api sudah membesar," tutur Usman.
Joko dikatakan Usman sempat berupaya memadamkan api di lantai dua kontrakan. Namun, upaya tersebut terkendala lantaran pintu akses menuju titik kebakaran dalam keadaan terkunci.
"Lalu dia mencoba untuk mendobrak dengan bantuan warga lainnya dan ketua RT menghubungi ke CC 41 dan Kantor Sektor Pasar Minggu," bebernya.
Usman menuturkan, kobaran api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 12.00 WIB. Proses pemadaman melibatkan 30 personel pemadam kebakaran dengan dilengkapi tujuh pompa dan dua penunjang.
"Korban jiwa dua orang, kerugian materil diprakirakan Rp50 juta," ungkapnya.
Baca Juga: Dengar Kabar Indra Tewas Bakar Diri di Gunung Sahari, Keluarga Syok!
Terjebak di Toilet
Dua korban yang tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut sebelum diberitakan terjebak di dalam kamar mandi.
Petugas piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan Ruwanto menyebutkan,
"kedua korban tewas dalam peristiwa nahas tersebut."
Kebakaran terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran beserta puluhan petugas dikerahkan untuk memadamkan api.
Berita Terkait
-
Teriak Minta Tolong, Detik-detik Mahatma dan Siti Hangus Terjebak di Toilet
-
Dengar Kabar Indra Tewas Bakar Diri di Gunung Sahari, Keluarga Syok!
-
Saudara Jokowi Mati Dilinggis lalu Dibakar, Eko Dicurigai Tak Sendirian
-
Kerabat Presiden Jokowi Dibakar, Suami: Saya Minta Pelaku Dihukum Mati!
-
Sekeluarga Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi Selidik Dugaan Tindak Pidana
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar