Suara.com - Komisi III DPR meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi dapat segera mengirimkan surat presiden terkait pengangkatan Kapolri baru pada pertengahan Januari 2021 atau setelah masa reses DPR usai.
Wakil Ketua Komisi III Pangeran Khairul Saleh mengatakan, dengan surpres tersebut nantinya DPR baru segera melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Mengingat masa pensiun Idham yang berakhir pada penghujung bulan ini.
"Pak Idham itu pensiunnya 30 Januari. Jadi kita perkirakan surat bapak presiden itu mungkin pertengahan, karena kita masih reses ini. Nanti tanggal 10 kita berakhir reses, tanggal 11 masuk, mungkin pertengahan Januari kira-kira surat presiden sudah masuk dan kita bisa melakukan uji kelayakan yang disetujui oleh bapak presiden," kata Pangeran kepada wartawan, Jumat (1/1/2021).
Sementara itu, terkait siapa saja calon kapolri baru nantinya, Pangeran tidak menyebutkan nama. Ia hanya berujar ada sejumlah perwira tinggi Polri bintang tiga dan dua yang potensial mengisi jabatan orang nomor satu di kepolisian.
"Pokoknya semuanya itu nantinya terserah user. Jadi ada beberapa bintang 3 yang potensial, bintang 2 yang nanti bakal naik bintang 3," kata Pangeran.
Diketahui Kapolri saat ini, Jendral Idham Azis memasuki masa pensiun pada awal tahun depan. Sosok penggantinya mulai dipersiapkan dan ditebak oleh publik.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu ihwal siapa saja nama-nama untuk calon Kapolri baru.
Ia berujar, hingga saat ini Komisi III maupun DPR masih menunggu lantaran belum ada surat usulan dari Presiden Joko Widodo terkait pengangkatan Kapolri baru.
"Belum nih suratnya. Menunggu saja kami untuk surat siapa yang dipilih Presiden," kata Sahroni saat dihubungi, Senin (21/12/2020).
Baca Juga: Melalui Video Singkatnya, Amien Rais Bocorkan Nama Kapolri Baru!
Sementara itu, saat ditanya siapa saja kandidat yang berpeluang menggantikan Idham memimpin Polri, Sahroni tidak menyebutkan nama.
Ia hanya mengatakan bahwa semua jenderal bintang tiga yang ada saat ini berpeluang untuk diusulkan menjadi calon Kapolri.
"Saya belum dengar calon pengganti Jendral Idham. Rasanya semua bintang tiga punya kesempatan untuk calon kapolri. Tinggal pak presiden memilih siapa di antara bintang tiga tersebut," ujar Sahroni.
Sebelumnya, sosok yang akan menggantikan posisi Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri terus menjadi perbincangan. Idham akan mengakhiri masa jabatannya, karena akan pensiun awal tahun depan.
Kriteria calon Kapolri sementara disusun oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Kompolnas masih menyusun kriteria pencarian sosok calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Aziz yang akan memasuki masa pensiun awal 2021. Setelah rampung, baru diserahkan ke Presiden Joko Widodo.
Hal itu dinyatakan Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti kunjungan kerja ke Polda Sumatera Barat (Sumbar) di Padang, Kamis (17/12/2020).
Berita Terkait
-
Kritik Keras Pembubaran FPI, Amien Rais: Hati-hati ya Mahfud MD
-
Kecam Pembubaran FPI, Amien Rais ke Jokowi Ungkit Kebiadaban Firaun
-
Jokowi Janjikan Vaksinasi Covid-19 Dimulai Pertengahan Januari 2021
-
Sambut 2021, Jokowi Optimis Indonesia Bisa Bangkit dan Lakukan Inovasi
-
Presiden Jokowi Sebut 2020 Tahun Ujian yang Amat Berat
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil