Suara.com - Kejahatan di jalanan memang kerap terjadi di Indonesia. Selain begal, kriminal jalanan yang meresahakan adalah bajing lompat.
Bajing lompat merupakan maling yang mencuri barang muatan dari atas kendaraan seperti truk dan bus yang sedang berjalan.
Baru-baru ini aksi bajing lompat kembali terjadi dan tertangkap basah oleh anggota TNI.
Dalam video yang direkam oleh salah satu anggota TNI, tampak dua orang sedang mengendarai sepeda motor di sebuah jalan raya yang padat. Mereka terlihat sedang membuntuti sebuah truk muatan barang.
Kemudian, salah satu bajing loncat yang mengenakan jaket hitam tanpa helm, turun menghampiri bagian belakang truk dan langsung merobek terpalnya. Dia terlihat berusaha mengambil muatan di dalam truk dan berhasil.
Melihat hal itu, TNI yang berada di dalam mobil langsung berteriak dan keluar berusaha mengejar bajing loncat.
"Bajing, bajing. Berhenti kau woy. Tangkap, tangkap!," ujar salah satu anggota TNI sambil berusaha mengejar pelaku.
Menyadari aksinya diketahuioleh anggota TNI, dua orang pencuri tersebut segera melarikan diri dan meninggalkan hasil curiannya di tengah jalan.
Tapi, TNI tersebut malah kehilangan jejak pelaku karena sudah keburu kabur.
Baca Juga: Viral Proses di Balik Layar Video Dance TikTok, Sosok ini Kuncinya!
Pengemudi truk yang tahu barang bawaannya hampir dicuri oleh bajing loncat itu pun langsung keluar dan segera mengambil muatan yang hampir dibawa lari oleh pelaku.
Rekaman video tersebut lalu mendadak viral dan tersebar dibeberapa media sosial, salah satunya di akun Instagram @fakta.indo yang sudah ditonton lebih dari 402 ribu kali.
Sejumlah warganet yang melihat aksi bajing loncat itu pun lalu menyerbu kolom komentar.
"Kasihan supir truknya yang harus menanggung kerugian nantinya," tutur akun @anjanywede.
"Padahal ditabrak halal loh pak kenapa enggak senggol aja motornya jatuh biar enggak kabur," ujar akun @fauzyadj.
"Kok seakan akan dibiarin yah sama orang-orang sekitar, meski kejadian disiang hari juga. Untung itu ada anggota TNI," komentar akun @ipan_herdis.
"Biasa kejadian begini banyak dekat daerah jalan lintas, pelabuhan, pabrik yang banyak komplotannya.Niat mau ngebela malah kita nanti zonk," jelas akun @fernando_pasaribu21.
Hingga kini, belum diketahui di mana lokasi tersebut terjadi.
Berita Terkait
-
Viral Proses di Balik Layar Video Dance TikTok, Sosok ini Kuncinya!
-
2 Pemuda Pembunuh Anggota TNI Ternyata Pernah Terlibat Kasus Penusukan
-
Jejak Hitam Gerombolan Pemuda Pengeroyok Tewaskan Prajurit TNI di Bengkulu
-
Viral Pemotor Onani di Depan Rumah Warga, Pelat Nomornya Terekam
-
Cara Masak Penjual Nasi Goreng ini Bikin Greget, Warganet: Mubazir Pak!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam
-
Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!
-
Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC
-
Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen