Suara.com - Seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP diperkosa saat dalam keadaan mabuk berat.
Pelaku pemerkosa anak SMP itu adalah 2 anak SMA. Pemerkosaan gadis SMP diperkosa di sebuah rumah dekat rumah korban. Rumahnya masih satu desa.
Namun belum diketahui apakah rumah itu kosong atau rumah salah satu pelaku.
Sebelum diperkosa, korban diduga dicekoki minuman keras. Hingga pada akhirnya terjadilah aksi bejat pelaku itu.
Aksi bejat dilakukan sejumlah pemuda di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri. Mereka tega memperkosa seorang siswi SMP di daerah itu, Senin (11/1/2021).
Dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com, Camat Purwantoro, Joko Susilo, saat dimintai konfirmasi, Kamis (14/1/2022), membenarkan informasi tersebut.
Menurutnya, korban perkosaan itu masih pelajar kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Joko mengungkapkan berdasarkan informasi yang ia peroleh, kejadian itu terjadi pada Senin. Namun kasus itu baru dilaporkan ke kepolisian pada Rabu (13/1/2020).
"Pelaku sudah diamankan oleh polisi. Kini kasus itu tengah dalam penyidikan oleh Polres Wonogiri dan Satgas PPA Wonogiri," katanya.
Baca Juga: Rudapaksa-Aniaya Anak Tiri, Pria di Banda Aceh Diciduk Polisi
Joko mengatakan para pelaku masih berstatus pelajar SMA/SMK.
"Yang sudah bisa dipastikan pelaku berjumlah dua orang. Satu orang lainnya masih menunggu penyelidikan," ungkapnya.
Joko menduga antara korban dan pelaku sudah saling mengenal. Satu pelaku dikabarkan warga dari desa berbeda, satu pelaku lain warga beda kecamatan, dan satu orang yang masih dalam penyelidikan belum diketahui alamatnya.
"Saya tidak bisa memberikan keterangan secara terperinci ihwal kasus itu. Kasus ini bukan lagi menjadi wewenang saya. Sudah ditangani kepolisian. Kemungkinan pelaku sudah dikirim Polres Wonogiri," kata Joko.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan