Suara.com - Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia semakin memburuk, jumlah penambahan pasien positif mencetak rekor selama tiga hari berturut-turut. Penambahan itu melonjak justru setelah Indonesia melakukan vaksinasi pertama.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan bahwa telah terjadi penambahan kasus sebanyak 12.818 orang pada Jumat (15/1/2021) hari ini.
Dengan demikian, selama tiga hari berturut Indonesia selalu mencetak rekor penambahan yakni pada 13 Januari sebanyak 11.278 orang dan 14 Januari sebanyak 11.557 orang.
Rekor tiga hari ini menambah kasus positif secara akumulatif sejak kasus pertama sebanyak 882.418 orang.
Total spesimen yang sudah diperiksa adalah 8.206.401 spesimen dari 5.475.700 orang.
Kemudian total pasien positif yang meninggal dunia sudah mencapai 25.484 jiwa dan total pasien sembuh mencapai 718.696 orang. Sementara kasus suspek hari ini mencapai 66.573 orang.
Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus Covid-19.
Pemerintah mulai menjalankan program vaksin virus corona pada Rabu (13/1/2021). Hal ini ditandai dengan penyuntikan vaksin sinovac ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), perwakilan pedagang, higga ke perwakilan artis.
Vaksin virus corona buatan Sinovac, CoronaVac digunakan untuk program vaksinasi yang bakal berlangsung secara bertahap untuk sekitar 80 persen penduduk Indonesia usia dewasa.
Baca Juga: Imbau Warga Usai Divaksin Tetap Jalankan Prokes, Anies Sindir Raffi Ahmad?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim