Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menempati peringkat teratas dalam hasil survei yang dirilis Index Politica Indonesia terkait pemilihan presiden.
Prabowo dalam survei tersebut menjadi terbanyak dipilih apabila Pilpres diselenggarakan hari ini dengan persentase 18,2 persen. Di bawah Prabowo, ada nama Anies Baswedan dengan 9,2 persen; Sandiaga Uno 8,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 7,2 persen.
Sementara itu posisi ke-5 sampai ke-10 ditempati Ganjar Pranowo dengan 4,0 persen; Gatot Nurmantyo 2,6 persen; Ridwan Kamil 2,5 persen; Tri Rismaharini 1,4 persen; Khofifah Indar Parawansyah 1,1 persen; dan Airlangga Hartarto 1,1 persen.
Di posisi empat terakhir, ada nama Ketua DPR Puan Maharani hingga Kepala Staf kantor Presiden (KSP) Moeldoko. Adapun perolehan persentase selanjutnya ialah Mahfud MD 1,1 persen; Puan Maharani 1,0 persen; Muhaimin Iskandar 1,0 persen; dan Moeldoko 0,8 persen.
"Tertinggi itu ada Prabowo Subianto 18,2 persen; Anies 9,2 persen; Sandiaga Uno 8,1 persen; AHY 7,2 persen; Ganjar 4,0 persen; Moeldoko 0,8 persen," kata Denny dalam rilis survei secara daring, Minggu (7/2/2021).
Adapun hasil tersebut berdasarkan surevi Index Politica Indonesia yang dilakukan pada 18-28 Januari 2021 terhadap 1610 responden yang tersebar di 34 provinsi dengan wawancara tatap muka.
Sedangkan untuk pengambilam sampel menggunakan multistage random sampling, di mana asumsi metode simple random sampling. Sementara itu margin of error kurang lebih 1,6 persen pada tingkat kepercayaan 95,0 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral