(Cerita lengkapnya bisa di rujuk di kitab Fath al-Bari karya Ibnu Hajar al-'Asqalani).
- Tawakal kepada Allah SWT
Begitulah kehidupan, terkadang apa yang kita inginkan tidak selalu terwujud.
Itu mengingatkan kita akan arti tawakal kepada Allah, dan mengingatkan kita tentang takdir Allah bahwa setiap yang dikehendaki Allah pastilah terjadi.
Karena itu pula, Imam Syafi'i—semoga Allah meridhainya—berkata:
"Segala apa yang telah engkau kehendaki—Ya Allah—pastilah terjadi walaupun aku tak menghendakinya, dan setiap yang kuinginkan, jika engkau tak menghendakinya terjadi, niscaya tidak akan pernah terjadi."
Seberapa besar pun usaha Mughits, jika Allah tidak menghendaki hati Barirah mencintainya, tentu ia tak akan mencintainya.
Cerita ini juga mengajarkan kita tentang betapa besarnya rasa hormat para sahabat kepada nabi. Bayangkan saja, seorang Barirah yang sama sekali tidak mencintai Mughits, ketika Nabi mengungkapkan rasa simpati akan Mughits kepadanya, Barirah masih memastikan apakah itu perintah atau bukan. Karena seandainya yang dimaksud Nabi adalah perintah, tentu Barirah tidak akan berani melanggarnya. Sebaliknya dia akan sabar untuk menjalankan perintah Nabi.
Jadi seandainya ada di antara kita yang dikecewakan karena cintanya tidak diterima oleh seseorang yang ia cintai, mungkin saja ia adalah Mughits masa kini.
Terkadang banyak orang yang menginginkan kita, namun tiada satu pun dari mereka yang kita inginkan. Sementara orang yang kita cintai, justru tidak mencintai kita.
Baca Juga: Mereka-reka Kudeta Cinta Ala AHY
Bukan karena ia tidak baik, juga bukan karena orang yang tidak mencintainya tidak baik, tapi itulah pilihan dan hak.
Jangan terlalu berharap, mungkin saja orang yang selalu ada dalam doamu, justru dia mendoakan orang lain.
Kemudian terlepas dari apa yang terjadi dalam rumah tangga Mughits dan Barirah, ketika kita sudah ditakdirkan bersama, ditakdirkan bersatu dalam ikatan pernikahan, maka itu ibarat sebuah tanaman yang indah. Jika kita ingin selalu melihat tanaman itu tetap hidup dan indah perlu dirawat, disiram dan diperhatikan sebagai usaha agar ia tetap memancarkan keindahan.
Demikian juga sebuah ikatan pernikahan hendaknya masing-masing pasangan senantiasa saling memupuk cinta, saling menjaga, saling mendukung dalam kebaikan sebagai ikhtiar agar terus bertahan sampai maut memisahkan dengan kehendak Allah. Dan ingatlah bahwa apa yang dikehendaki oleh Allah untuk terjadi, pastilah terjadi. Jika tidak, pasti tidak terjadi.
(Yusuf Rosyadi, alumni Program Studi Magister di Global University Doha Lebanon)
Berita Terkait
-
Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya
-
Awalnya Jualan Burger, Kisah Insaf Putra Menjemput Mimpi di YouTube
-
Cinta yang Dibatasi atau Dijaga? Memahami Konsep Taaruf di Era Modern
-
Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental
-
Lebih dari Putus Cinta, Ini Alasan Friendship Breakup Terasa Menyakitkan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim