Suara.com - Seorang pria asal Oregon, AS selalu merasa ketakutan saat menggunakan aplikasi kencan. Ia khawatir mengencani saudara sendiri karena latar belakang sang ayah.
Menyadur News Senin (15/02), pria 24 tahun yang bernama Zave Fors ini memiliki seorang ayah dermawan dan sudah melakukan donor sperma sebanyak 500 kali.
Kekhawatirannya pernah jadi kenyataan ketika ia duduk di bangku sekolah. Kala itu, ia melakukan tes DNA dengan seorang gebetan dan melihat bahwa mereka adalah saudara kandung.
Setelah itu Fors melakukan pelacakan dengan Ancestry.com dan menemukan ayah kandungnya pernah menjual sperma ratusan kali selama periode 10 tahun. Diperkirakan ia memiliki 50 saudara kandung.
Salah satu saudara yang pernah jadi gebetannya, Daron McClennan-Colon mengetahui bahwa mereka adalah saudara kandung hanya beberapa mil jauhnya ketika Zave mendekatinya di media sosial.
"Aku tidak tahu ada berapa banyak saudara telah merusak kehidupan kencanku. Saat aku menjelajahi Tinder, aku benar-benar tidak tahumana yang saudara dan mana yang bukan."
"Orang-orang mengatakan inses secara statistik tidak mungkin tapi bukankah kecil kemungkinannya aku pergi ke sekolah dengan saudara sendiri?"
"Saudara saya yang lain punya pengalaman serupa. Dua dari mereka tinggal dalam jarak dua blok satu sama lain."
Zave Fors dilahirkan oleh ibu tunggal yang hamil berkat donor sperma. Ia ingin tahu siapa ayahnya, meskipun ibunya mengatakan bahwa ini tidak mungkin.
Baca Juga: Donor Sperma Jadi Hadiah hingga Pakaian Kontroversial Bangsawan Inggris
Pada tahun 2018, Zave mendaftar ke Ancestry.com dan melakukan tes DNA dan berhasil melacak ayahnya. Sayang, kala itu ia gagal menemukan saudara kandungnya.
Namun, ketika Zave memeriksa situs itu beberapa bulan kemudian, dia menerima peringatan yang mengatakan bahwa dia memiliki kecocokan DNA dengan pengguna lain, Daron.
"Aku tidak berpikir akan memiliki saudara kandung. Pikiran itu tidak pernah terlintas di benakku."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan
-
Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo, Pesertanya Ada yang Dibayar Rp 200 Ribu