Suara.com - Seorang wanita umur 74 tahun menodongkan pistol ke arah pacarnya karena menyalakan TV hingga larut malam. Oma bernama Marilyn Kepler ini juga memukul kepala pacarnya pakai palu hingga diamankan polisi.
Menyadur Metro Selasa (16/02), Kepler dituduh menyerang pacarnya di kediaman mereka, di Bullhead City, Arizona pada hari Senin. Wanita ini mengancam dengan pistol saat ia mengantar pacarnya ke rumah sakit karena dipukul dengan palu.
Bahkan Kepler juga diduga memasukkan produk pemutih ke dalam kopi pacarnya untuk meracuni pria itu.
"(Korban) mengatakan pada staf medis bahwa dia terbangun karena Kepler memukul kepalanya dengan senjata di kediaman mereka di Kota Bullhead," ujar Emily Fromelt, dari Polisi Kota Bullhead.
"Korban melaporkan bahwa dia dapat melepaskan senjatanya dan keluar dari kendaraan. Kepler kemudian pergi," lanjut Fromelt.
Beberapa pengemudi melihat lelaki tua ini dan membawanya ke rumah sakit. Kepler kemudian ditangkap dan mengukapkan pada polisi bahwa ia kesal karena pacarnya menyalakan TV hingga larut malam.
Kepler mengatakan bahwa suara TV itu mengganggunya hingga tak bisa tidur sedangkan korban mengatakan selama ini ia kerap dilecehkan oleh wanita 74 tahun tersebut.
Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, Kepler juga mengatakan bahwa ia pernah jadi korban KDRT karena sang kekasih yang sudah renta itu melemparnya ke tanah pada bulan Maret.
Kepler mengatakan dirinya tak terluka saat itu dan ia tak mengajukan tuntutan terkait KDRT tersebut. Kepler kini masih ditahan di Pusat Penahanan kabupaten Mohave.
Baca Juga: Curi TV dan Sofa Milik Ibu Kos, Pria Ini Pakai Uangnya untuk Makan dan Judi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi