Suara.com - Politisi Partai Demokrat (PD), Yan Harahap, memberikan tanggapan soal keributan yang dibuat oleh akun-akun buzzer karena terus menyinggung pembangunan Museum dan Galeri SBY- ANI di Pacitan, Jawa Timur.
Yan Harahap turut menyarankan pada para buzzer tersebut, untuk membangun museum Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal itu Yan Harahap ungkapkan melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (17/2/2021).
Dalam cuitannya itu, Yan Harahap memberikan usulan pada para buzzer agar Jokowi dibuatkan museum bernama "Museum Janji Jokowi".
Ia bahkan yakin, jika museum itu benar dibangun maka isinya akan begitu penuh.
"Daripada ribut, bazzer baiknya mengusulkan agar Pak @jokowi bikin museum juga. 'Museum Janji Jokowi'. Yakin, bakal penuh isinya," terang @YanHarahap seperti dikutip Suara.com pada Jumat (19/2/2021).
Sebagai gambaran, masyarakat sempat dihebohkan dengan pemberitaan bahwa Pemprov Jawa Timur memberikan dana hibah sebesar Rp 9 miliar untuk pembangunan Museum SBY-Ani.
Niat baik tersebut bertujuan untuk meningkatkan sektor pariwisata dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Pacitan, Jawa Timur. Apalagi diketahui SBY merupakan orang asli dari Pacitan.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan
Tag
Berita Terkait
-
Twitter Kebut Pengembangan Spaces, Aplikasi Pesaing Clubhouse
-
Presiden Jokowi Dukung Penuh Vaksin untuk Pelaku Sepakbola di Indonesia
-
Marzuki Alie Lempar Isu Megawati Kecolongan oleh SBY, Demokrat Bereaksi
-
Mengenal #HumSisHum Milik Sisca JKT48 yang Trending di Twitter
-
Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar
-
Siapa ANH? Pria yang Ditetapkan Sebagai Tersangka karena Bawa Bom Molotov saat Demo 12 Juni
-
Peneliti UGM Tamatkan Misteri Rumah Api di Sleman: Bukan Dipicu Gas Alam atau Medan Elektromagnetik