Suara.com - Dian Rahmawati Zega, anak perempuan berusia tujuh tahun di Kabupaten Gunungsitoli yang mengalami kelumpuhan menjadi korban meninggal akibat kebakaran sebuah rumah yang ditinggalkan orang tuanya untuk berkebun.
Menurut Kapolres Nias AKBP Wawan Iriawan melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Yanser Hulu, kebakaran diduga akibat sisa bakaran kayu di dapur rumah Yasona Zega alias Ama Syukur Zega di Desa Teluk Belukar, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, Sumatra Utara.
"Rumah habis terbakar dan seorang anaknya turut menjadi korban. Mayat korban telah dibawa ke Puskesmas Gunungsitoli Utara untuk keperluan visum," katanya seperti dilaporkan Covesia.com--media jaringan Suara.com, Selasa (23/2/2021).
Ia menjelaskan, sebelum rumahnya terbakar, Yasona Zega alias Ama Syukur pergi ke kebun untuk menyadap karet, tidak lama istrinya Odiria Zega alias Ina Syukur menyusul suaminya ke kebun untuk ikut menyadap karet.
"Tidak lama kemudian anak perempuan mereka Desti Tawarni Zega juga menyusul kedua orang tua mereka ke kebun dan di rumah tinggal korban Dian Rahmawati Zega dan adik angkatnya Anugrah Zega," terang Yanser Hulu.
Lalu menjelang siang, Desti Tawarni Zega kembali ke rumah, tetapi dia melihat rumah mereka terbakar dan adiknya Anugrah Zega histeris memanggil orang tua mereka sambil menangis karena tak bisa melakukan apa-apa.
Tidak lama kemudian ibu mereka kembali dari kebun dan melihat rumah mereka sudah habis terbakar dan anaknya Dian Rahmat Wati Zega ikut gosong terbakar bersama rumah mereka.
"Dari pemilik rumah Yasona Zega alias Ama Syukur, polisi mendapat informasi jika dia sempat menyuruh anak-anaknya untuk menyiram kayu bekas memasak di dapur, dan untuk sementara kebakaran diprediksi akibat kayu bekas bakaran untuk memasak di dapur," jelasnya.
Akibat kebakaran tersebut, Yasona juga mengalami kerugian materi kurang lebih Rp50 juta.
Baca Juga: Kebakaran Maut di SPBU Batuaji, 2 Bocah Tewas Terpanggang di Mobil
Berita Terkait
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Diduga Imbas Tabung Gas Bocor, Wanita Lansia Bos Warung Makan di Penjaringan Tewas Terpanggang
-
Terkuak Fakta 4 Anak di Tebet Tewas Terpanggang, Ortunya Selamatkan Diri karena Panik
-
4 Korban Tewas Tragedi Kebakaran Bukit Duri Tebet Ternyata Anak-anak, Ini Identitas Para Korban!
-
Kakek di Ciracas Tewas Terpanggang, Dugaan Penyebab Kematiannya Bikin Merinding!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan