Suara.com - Pembangunan Museum SBY - Ani di Pacitan, Jawa Timur belakangan mengundang polemik karena mendapatkan dana hibah dari APBD sebesar Rp 9 miliar.
Meski pendanaan sudah dihentikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tetapi diluncurkannya hibah tersebut terlanjur mengundang kehebohan.
Media sosial Twitter diramaikan dengan tagar 9 Miliar Ambyar atau #9MiliarAmbyar yang usai ditelusuri ternyata memuat kabar soal pendanaan Museum SBY-Ani.
Sampai artikel ini ditulis, tagar 9 Miliar Ambyar tersebut menduduki peringkat 5 Trending Topic Indonesia dengan total hampir 3.400 cuitan.
Menurut pantauan Suara.com pada Selasa (23/2/2021), sejumlah warganet mencibir keberadaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disangkutpautkan dengan Museum SBY-Ani.
Beberapa warganet mengaku bersyukur dana hibah untuk Museum SBY-Ani secara resmi dihentikan. Segelintir lain mengira-ira bagaimana reaksi SBY saat ini.
"Sedih lah duit segitu gak jadi," ujar @ki*******a1 sembari menyematkan gambar dengan narasi berbunyi "Maksud Hati Bangun Museum, Apa Daya 9 Miliar Sampai".
"Duh terancam mangkrak lagi ini mah saya prihatin," kata @ja******ka.
"Open donation nih ges," sindir @li*****ss.
Baca Juga: Haru! Viral Reporter Tertimpa Perahu Karet, Terjatuh saat Siaran Banjir
"Museum gagal total..."!" sahut @ham*******te.
"Sudah jangan nangis, ikhlasin saja," sahut @Tan*****ah.
Terpantau pulaberbagai macam meme SBY dan kader Partai Demokrat lain memenuhi tagar 9 miliar ambyar tersebut.
Beberapa diantaranya berbunyi "Bila Hibah di Sisiku Hati Raya Syahdu", "Di Atas Langit Masih Ada Langit, Di Atas Lurah CIkeas Masih Ada Netizen", dan "Sepertinya Tuhan Tidak Suka Museum Dapat Hibah Heboh".
Dana Hibah Rp 9 M Untuk Museum SBY di Pacitan Dibatalkan
Penyaluran dana hibah sebesar Rp 9 miliar untuk Yayasan Yudhoyono Foundation guna pembangunan Museum SBY-ANI resmi dibatalkan. Hal itu berdasarkan surat dari Pemprov Jawa Timur untuk Pemkab Pacitan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
3 Pilihan Sepatu Lari Lokal untuk Tempo Run Terbaik, Kualitas Setara Brand Luar Negeri
-
Tak Ingin Jakarta Hilang Akar, Pramono Jani Perkuat Lembaga Adat Betawi
-
Lampu Mati Berujung Kobaran Api: Bus Mewah Double Decker Gunung Harta Hangus di Tol Madiun
-
Profil Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Eks Petinggi BUMN yang Terjaring Operasi KPK
-
Review Novel Hyouka: Misteri Sederhana yang Menyimpan Rahasia 33 Tahun
-
Sudah Siap War Tiket? Ini Rangkaian Acara Lengkap Perayaan HUT ke-81 RI dari Istana hingga Monas
-
Gadis Bernama Aishah Siregar Tiba-tiba Hilang dan Ditemukan di Kamboja, Korban Perdagangan Orang?
-
Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan
-
Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto