Suara.com - Kader Muda Demokrat (KMD) mendesak Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mundur sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. KMD menganggap AHY tidak mampu memimpin Partai Demokrat dengan baik dan mengatasi krisis kepercayaan yang terjadi di dalam partai.
"Dengan hormat dan santun, kami meminta AHY mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat," ujar Ketua Umum KMD Aswin Ali Nasution, Kamis (25/2/2021).
KMD pun mengingatkan kongres luar biasa (KLB) sebagai solusi atau jalan keluar yang diatur dalam organisasi. KMD mendesak supaya semua pihak agar menaati mekanisme KLB sebagaimana diatur dalam AD/ART Partai Demokrat.
"Kalau terjadi krisis kepercayaan dan kepemimpinan di dalam partai, maka solusinya adalah KLB," kata dia.
KMD pun merespon pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu malam. Aswin menilai pernyataan SBY terlalu berlebihan karena menganggap desakan permintaan KLB ini sebagai suatu kudeta.
KMD memastikan motif utama melaksanakan KLB agar Partai Demokrat tidak semakin hancur. Menurut KMD, partai Demokrat tidak boleh dikelola dengan salah dan tidak benar.
"Kami sebagai sayap Partai Demokrat tidak mau melihat partai hancur. Kami meminta semua DPC dan DPD untuk hadir pada acara KLB," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Usai OTT Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Bidik Sengketa Lahan di Kawasan Wisata
-
7 Langkah Mudah Reaktivasi PBI-JK yang Dinonaktifkan
-
Prabowo: Setiap Kali Mau Berantas Korupsi, Kelompok 'Garong' Serang Balik Pakai Kerusuhan
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara