Suara.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian mengatakan kerumunan yang terjadi saat kunjungan Presiden Joko Widodo di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur menjadi bahan evaluasi. Sehingga ke depan bisa dilakukan manajemen antisipasi dan mitigasi protokoler saat kedatangan Jokowi di daerah.
"Saya kira itu menjadi bahan evaluasi untuk manajemen antisipasi dan mitigasi kedatangan presdien di daerah di kemudian hari," kata Donny saat dihubungi wartawan, Jumat (26/2/2021).
Donny berharap tidak ada kejadian serupa saat kedatangan Jokowi ke daerah-daerah. Nantinya kata Donny, akan diatur sedemikian rupa saat Jokowi berinteraksi dengan masyarakat dalam kunjungan-kunjungan kerja di daerah.
"Ya akan diminimalisir sebisa mungkin, karena tentu saja masyarakat ingin bertemu presidennya tapi ada protokol kesehatan yang harus ditaati. Jadi akan diatur sedemikian rupa sehingga kerinduan terhadap presiden bisa diobati, tetapi tetap diatur dengan protokol kesehatan," ujarnya.
Tak hanya itu, Donny menyebut kerumunan yang terjadi saat kunjungan Jokowi di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur merupakan peristiwa yang insidental. Sebab hal tersebut terjadi karena spontanitas melihat kedatangan Jokowi.
"Saya kira insidentil. Itu spontanitas," tuturnya.
Dia mengklaim, kerumunan terjadi karena antusiasme warga tak terbendung saat melihat kedatangan orang nomor satu di Indonesia.
"Jadi bayangkan warga di Indoensia Timur sudah lama ingin bertemu presidennya, pemimpinnya ya tentu saja ada spontanitas, ada euforia yang meluap-luap. Jadi saya kira itu wajar. Tapi saya kira ini jadi pelajaran untuk manajemen protokoler kedatangan predien di daerah di kemudian hari," katanya.
Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan mobil yang ditumpangi Jokowi dikerumuni oleh sejumlah masyarakat yang hendak melihatnya. Kerumunan tersebut terjadi saat Jokowi mengunjungi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (23/2).
Baca Juga: Polisi Dua Kali Tolak Laporan Kasus Prokes Jokowi, Ini Kata Pengamat
Video itu banyak diunggah oleh pengguna akun media sosial Twitter, termasuk @Gladislagiwoy. Dalam unggahannya tersebut ia menyampaikan kalau Jokowi tengah melakukan kunjungan kerja.
"Kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kabupaten Sikka, Maumere Flores, NTT," ucapnya.
Dalam video tersebut, Jokowi tampak menggunakan mobil kepresidenan yang dihadang oleh ratusan masyarakat. Ia menyapa masyarakat melalui kap mobil yang terbuka sambil sesekali melambaikan tangan dan memberi isyarat untuk mengenakan masker.
Ratusan masyarakat tersebut terlihat saling berdempetan karena ingin lebih dekat melihat sosok Jokowi. Protokol kesehatan Covid-19 yakni menjaga jarak pun diabaikan dalam peristiwa tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?