Suara.com - Seorang pengendara mobil di Malaysia, Hafidzan Zainal yang berumur 44 tahun tewas dalam kecelakaan fatal di Jalan Kuala Pilah Simpang Pertang KM 17 pada sore hari.
Tak lama, pengendara lainnya yang berada di belakang kecelakaan itu, Mohd Fauzi Zainal, 39 tahun, juga dilarikan ke rumah sakit karena kejang setelah menyaksikan tragedi berdarah itu.
Menyadur The Star Selasa (02/03), keduanya adalah kakak beradik yang hendak menyerahkan mobil baru sebagai kado ulang tahun pada ayah mereka.
Nahas, mobil kado yang dikemudikan Hafidzan menabrak pembatas jalan dan sang adik, yang berkendara di belakangnya syok melihat kakaknya berlumuran darah. Keduanya dilaporkan meninggal.
Saudara mereka yang lain, Shah Rizal Zainal mengatakankeduanya sedang dalam perjalanan untuk menyerahkan mobil itu pada ayahnya yang bernama Zainal Sulong.
"Mereka pergi ke sana dengan satu mobil dan kemudian, Hafidzan mengendarai mobil baru sementara Fauzi mengendarai mobil lain. Mobil yang dikendarai Hafidzan selip dan menabrak," ujarnya."
"Fauzi diyakini pingsan setelah melihat Hafidzan berlumuran darah. Kematian saudara-saudara saya yang terlalu dini sangat menyayat hati," katanya.
Meskipun Fauzi tak terlibat langsung dalam kecelakaan, tapi nyawanya yang paling pertama tak tertolong. Ia dinyatakan tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.
Hafidzan lantas dinyatakan meninggal jam 8 malam karena cedera kepala parah akibat kecelakaan.
Baca Juga: Kisah Duka Kakak-beradik Dibunuh karena Mengajar Kerajinan Menyulam
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Awas Bingungkan Pengendara Lain! Kenali Waktu yang Salah untuk Pakai Lampu Hazard
-
Emiten RAAM Pangkas Utang dan Pulihkan Kinerja Operasional, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 Miliar
-
BGN Suspend Dapur MBG di Semarang usai 707 Siswa dan Guru Diduga Keracunan
-
Ulasan Novel Kudasai, Ketika Kesetiaan Rumah Tangga Diuji oleh Masa Lalu
-
Pergeseran Gaya Hidup Kelas Atas: Saat Konsumen Kaya Lebih Pilih 'Experience' ketimbang Pamer Logo
-
3 Two Way Cake untuk Kulit Berjerawat: Ringan Tanpa Menyumbat Pori-Pori!
-
Review Film 'Sajen Satu Suro': Bukan Sekadar Horor Mistis, Ini Sisi Gelap Dosa Manusia!
-
Tolak Daftar Grammy 2027, Bos Recording Academy Respons Keputusan BTS
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa