Suara.com - Berdasarkan sifat benda yang berhubungan dengan panas yang diterima, maka benda digolongkan menjadi dua yakni yang cepat dan tidak bisa menghantarkan panas. Keduanya, dikenal dengan konduktor dan isolator. Lalu, tahukah kamu tentang pengertian konduktor dan isolator?
Konduktor merupakan suatu bahan atau zat yang dapat menghantarkan panas dan juga arus listrik, baik dalam bentuk zat cair, padat, maupun gas.
Di mana peristiwa ini disebabkan oleh benda atau zat tersebut yang mempunyai suatu sifat yang konduktif. Konduktor mempunyai suatu sistem pertahanan jenis yang relatif sangat kecil, di mana jenis pertahanan ini dapat dipengaruhi oleh material atau bahan yang dipakai.
Misalnya dari ukuran bahan, dan juga besarnya resistensi yang berbanding terbalik dengan luas penampangnya.
Isolator merupakan suatu jenis bahan atau zat yang sulit bahkan tidak bisa menghantarkan panas dengan baik dan juga tidak bisa di aliri listrik.
Isolator juga biasa dikenal dengan sebutan sebagai penghambat aliran listrik. Selain itu, bahan isolator juga bisa dimanfaatkan untuk memisahkan konduktor tanpa harus mengeluarkan arus listrik dan juga dapat dijadikan sebagai penopang beban.
Contoh Konduktor dan Isolator
Baca Juga: Pengertian Logam (Ferro) , Logam Non-Ferro, beserta Sifat-sifatnya
Setelah mengetahui pengertian konduktor dan isolator, lantas seperti contoh benda-benda konduktor dan isolator yang ada di sekitar rumah?
Panci, wajan, dan juga cerek biasanya terbuat dari logam. Logam memiliki sifat mudah menghantarkan panas. Jadi, ketiga benda itu adalah contoh konduktor. Alat-alat ini dapat menghantarkan panas yang berasal dari api ke minyak, makanan, ataupun air yang sedang dimasak.
Tutup panci dan juga tutup oven yang terbuat dari kaca juga tergolong bahan konduktor. Meskipun begitu, kaca tidak sebaik logam dalam menghantarkan panas.
Gagang wajan, gagang panci, dan gagang setrika biasanya terbuat dari kayu dan plastik/ebonit. Kayu dan plastik memiliki sifat lambat dalam menghantarkan panas. Maka, gagang-gagang ini adalah isolator yang dimanfaatkan untuk membantu kita memegang panci agar tidak panas di tangan.
Sarung tangan yang terbuat dari kain juga memiliki sifat isolator. Sebab, kain lambat dalam menghantarkan panas. Sarung tangan atau pelindung tangan yang tebal bisa membantu kita mengangkat wajan ataupun panci agar tidak panas di tangan.
Termos, Benda yang Memanfaatkan Sifat Konduktor dan Isolator Sekaligus
Berita Terkait
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Rayakan HUT ke-81 RI, Suasana Pasar Ngijon Mendadak Meriah dan Penuh Warna
-
Paman dan Keponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu di Tanjung Balai
-
Review Rembulan Tenggelam di Wajahmu Extended: Saat Jeda Waktu Memberi Ruang bagi Makna
-
Anjing Pitbull Lepas Serang Bocah 9 Tahun di Bandung, Korban Luka Parah di Kepala dan Telinga
-
AMPB Pastikan Masyarakat Pati yang Bertemu DPR Hari Ini Bukan Pihaknya
-
Prabowo Ingin Penerjun Bebas Atasi Karhutla Riau: Pertama Kali dalam Sejarah
-
Geliat Musik Keras di Magnumotion Loud Fest, dari Hijaber hingga Aksi Cadas Seringai
-
Kadet Mundur Diduga karena Hijab, DPR: Aturan Unhan Tidak Melarang!
-
Tolak Perfect Woman Syndrome: Saatnya Perempuan Hidup Realistis dan Merdeka
-
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Tembus 100 Orang, Luka Berat Tak Tertolong