Suara.com - Anggota Angkatan Laut Thailand menyelamatkan empat ekor kucing yang tertinggal di kapal yang terbakar di Laut Andaman.
Awak di kapal yang terbakar telah dievakuasi, tetapi personel angkatan laut menemukan beberapa kucing ketika mereka dikerahkan untuk memeriksa lokasi tumpahan minyak.
Seorang pelaut berenang ke perahu yang terbalik itu, sebelum meletakkan kucing-kucing tersebut di punggungnya untuk membawa mereka ke tempat yang aman.
Kucing-kucing tersebut dilaporkan tidak mengalami cedera dan berada dalam keadaan sehat.
Keempat kucing itu sekarang dirawat oleh tim penyelamat di pos komando mereka, menurut kantor berita Reuters.
- Korsel beri layanan tes Covid-19 bagi kucing dan anjing bergejala
- Gajah 'Selfie': Bagaimana bisa kurangi konflik dengan manusia?
- Anjing 'jenius': Bisa belajar mengenal nama objek seperti anak-anak
Pada hari Selasa (02/03), kapal nelayan Phamonsin Nava 10 terbakar dan mulai tenggelam, sekitar 13 kilometer dari pulau Koh Adang.
Kedelapan awak kapal melompat ke laut, dan diselamatkan oleh kapal penangkap ikan yang sedang melintas, kata surat kabar Thailand The Nation.
Ketika angkatan laut dipanggil untuk memeriksa tempat kecelakaan, mereka menemukan kucing-kucing di atas balok kayu.
"Saya menggunakan kamera saya untuk melihat perahu itu secara lebih jelas, dan saya melihat satu atau dua kucing yang mengeluarkan kepala mereka," kata Perwira Kelas Satu, Wichit Pukdeelon, dari divisi pertahanan udara dan pesisir angkatan laut.
Baca Juga: Geger! Pesawat Mendarat Darurat di Bandara Khartoum, Pilot Diserang Kucing
Sebuah unggahan di Facebook tentang aksi penyelamatan mendapat lebih dari 2.500 komentar pada hari Rabu (03/03) dan memuji para personel AL.
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan