Suara.com - Setiap orang pasti pernah merasakan sedih yang bisa datang kapan pun. Rasa sedih ini memang wajar dan disebabkan oleh banyak hal. Perasaan sedih ini terkadang membuat diri terpuruk hingga melakukan berbagai hal yang bisa merugikan diri sendiri. Agar tak berlarut, kamu mungkin bisa mencoba melapalkan doa saat sedih berikut ini.
Sebagai umat Islam diwajibkan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Membaca doa selain bisa menenangkan hati, juga membuat pikiran lebih lega dan damai dalam menghadapi situasi sulit. Melalui doa, dapat memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi kuat keyakinannya, dan memberikan keberanian bagi yang ketakutan.
Kumpulan Doa saat Sedih
1. Coba tenangkanlah diri dari perasaan sedih dan cemas dengan bacaan berikut.
Allahumma Inni a'udzubika minal hammi wal Husni, wal ajzi, wal kasali, wal bukhli, wal jubni, wal dhola'id daini, wa gholabatir rijali.
Artinya: Ya Allah, Aku berlindung kepada Engkau dari rasa sedih, duka cita, ataupun kecemasan, dari rasa lemah serta kelemahan, dari kebakhilan serta sifat pengecut, dan beban hutang serta tekanan orang-orang (jahat).
2. Agar hati senantiasa tenang, Anda bisa mengamalkan bacaan doa Nabi Musa AS saat menghadapi Firaun.
Rabbish rahli sadri, wayassirli Amri, wahlul uqdatam millisani, yafqahu qauli. (QS. Thaha ayat 25-28)
Artinya: "Wahai Tuhanku, lapangkanlah bagiku dadaku, dan mudahkanlah bagiku urusanku, dan lancarkanlah lidahku supaya mereka faham terhadap ucapanku.
Baca Juga: Doa Perjalanan Jauh, Dapat Dibaca Sebelum dan Sesudah Sampai Tujuan
3. Selanjutnya, bacaan doa yang dipanjatkan oleh tentara Talut saat melawan tentara Jalut yang terlihat lebih kuat dan perkasa.
Rabbanaa afrig 'alainaa shabraw wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa 'alal qaumil kafirin. (QS. Al Baqarah ayat 250)
Artinya: Ya Tuhan kami limpahkanlah kesabaran pada kami, kokohkanlah langkah kami, dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.
4. Saat menghadapi masalah yang sulit, tentu membuat hati kita tidak tenang dan merasa sedih. Jika kamu sedang mengalaminya, bacalah doa berikut ini.
Robbanaa aatinaa minladunka rahmataw wahayyi' lanaa min amrinaa Rosyada. (QS. Al Kahfi ayat 10)
Artinya: Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dari urusan kami.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
DPR Bukan Tukang 'Stempel' Pemerintah! Saan Mustopa Kalim Fungsi Kontrol Parlemen Tetap Tajam
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?