Suara.com - Sepasang pengantin di Australia harus diangkut dengan sebuah helikopter setelah terjebak akibat banjir yang melanda negara tersebut memutus akses jalan.
Menyadur 7 News, Rabu (24/3/2021) Kate Fotheringham dan Wayne Bell akan menikah di Wingham, Mid North Coast negara bagian itu pada hari Sabtu.
Tetapi rencananya berubah ketika banjir melanda tepat di hari bahagia mereka hingga memutus akses jalan dan ia terjebak di rumah orang tuanya di dekat Taree.
Bertekad untuk terus melanjutkan pernikahannya, mantan jurnalis itu meminta bantuan melalui akun media sosial Twitter-nya.
"Tolong aku!!! Ini hari pernikahanku dan kami kebanjiran! Kami membutuhkan bantuan untuk mencapai Wingham melewati sungai yang banjir. Adakah yang tahu seseorang yang mau membantu?" tulis Kate.
Permintaan tolongnya kemudian dijawab oleh sebuah perusahaan penyedia helikopter dan menyanggupi untuk menjemputnya.
Affinity Helicopters menjawab permintaan Kate dan tiba untuk membawa pengantin wanita beserta orang tuanya ke tempat pertunjukan terdekat di Wingham.
Pada hari Senin, ia membagikan foto menakjubkan dirinya dan suaminya Wayne Bell yang berpelukan di depan banjir dengan pakaian pernikahan mereka.
"Ini adalah jembatan yang menghalangi kita untuk melakukan perjalanan 5 menit ke kota!" tulis Kate di unggahan foto tersebut.
Baca Juga: Jalan Raya Menuju Stadion Pakansari Bogor Banjir, Publik Soroti Ini
Berbicara kepada Sunrise, Kate mengatakan itu adalah pernikahan yang tidak akan dilupakan oleh kedua mempelai atau tamu mereka dalam waktu dekat.
"Harus kuakui, ini bukanlah awal yang ideal untuk memulai hari pernikahanmu.
"Saya senang menghadapi hujan, tetapi ketika Anda bangun dan flatnya benar-benar tertutup air, saya harus mengakui, saya mengalami sedikit kehancuran dengan berpikir 'bagaimana kita bisa melewati ini?' Affinity Helicopters benar-benar menyelamatkan hari kami, yang sangat menakjubkan." jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motif Terkuak, Hirarki Barak Picu Penganiayaan yang Tewaskan Bripda Dirja di Sulsel
-
Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman
-
DPRD DKI Minta Seluruh Bus Transjakarta Dipasang Kamera Pendeteksi Sopir Ngantuk
-
Modus Operandi 'Endless Art Investment Cara Nadiem Diduga Samarkan Aliran Dana Google Chromebook OS
-
Prabowo Sambangi Yordania, Pesawat Kepresidenan RI Dikawal F-16
-
DPRD DKI: Raperda Sistem Pangan Solusi Food Waste Jakarta
-
Polda DIY Bantah Gunakan Gas Air Mata Saat Bubarkan Massa, Sebut Suara Ledakan dari...
-
Lalin Jakarta Pagi Ini: Senayan Lancar, Rindam Padat, Truk Tabrak Separator di Gatot Subroto
-
Massa Robohkan Gerbang Polda DIY! Tiga Mahasiswa Sempat Diamankan Saat Demo Ricuh
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera