Suara.com - Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh masih mendalami informasi mengenai terduga pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap seorang pensiunan guru di Banda Aceh pada akhir tahun lalu.
Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M. Ryan Citra Yudha di Banda Aceh, Rabu (24/3), mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang menimpa seorang pensiunan guru tersebut berdasarkan informasi yang sudah diterima.
"Kita masih terus lakukan penyelidikan dengan mencari informasi-informasi sehubungan dengan kejadian tersebut," kata dia sebagaimana dilansir Antara, Kamis (25/3/2021).
Sebelumnya, rumah pensiunan guru berinisial Nur (62), warga kompleks perumahan guru, Gampong (Desa) Mibo, Kecamatan Banda Raya Banda Aceh dirampok, korban ditemukan meninggal dunia karena mendapat penganiayaan berat.
Ryan mengatakan, proses penyelidikan kasus itu masih terus berjalan sampai hari ini. Sejumlah informasi berkembang terus didalami hingga memeriksa keluarga dan warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Saksi yang sudah kita periksa sejauh ini 12 orang, baik dari keluarga maupun masyarakat sekitar," ujarnya.
Dari hasil penyelidikan dan informasi yang dikembangkan sementara ini, kata dia, belum mengarah kepada pelaku, apakah dilakukan oleh orang dekat korban atau pihak luar.
"Sementara belum (mengarah ke pelaku, red.)," kata Ryan.
Pada peristiwa pembunuhan ini, selain merenggut nyawa, korban juga kehilangan uang tunai Rp 9,9 juta, emas murni dua "mayam", dan cincin emas 22 karat dua buah.
Baca Juga: Sidang Pembunuhan Anggota Ormas di PN Medan Ricuh
Berita Terkait
-
Menang Telak di Laga Perdana, Ini Resep Jitu Pelatih Persiraja
-
Ya Tuhan! Hanya Karena Korek Api, Sucipto Bacok Tiga Kerabatnya, Satu Tewas
-
Piala Menpora 2021: Hattrick Assanur Rijal Bawa Persiraja Hantam Persita
-
Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol di Binjai
-
Hattrick Pertama di Piala Menpora 2021, Persiraja Bantai Persita di Babak I
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar