Diketahui, Terusan Suez ini dibangun menggunakan sistem kerja paksa para rakyat miskin dengan gaji yang kecil dan ancaman kekerasaan. Dengan menggunakan alat seadanya, puluhan ribu petani menggali kanal. Tak dapat dipungkiri, banyak korban berjatuhan.
Menghadapi hal tersebut, Ferdinand de Lesseps dan perusahaan mulai memutar otak. Hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk memanfaatkan sejumlah kapal keruk bertenaga batubara dan bertenaga uap untuk proses pembangunan.
3. Perang di Terusan Suez
Pada tahun 1967, Mesir dan sejumlah negara Arab lainnya bersatu berperang melawan Israel, Pertempuran tersebut dikenal dengan sebutan Perang Enam Hari.
Sebelum gencatan senjata disepakati, tentara Israel sempat maju hingga mencapai tepi timus Terusan Suez. Akibat pertempuran tersebut, Terusan Suez pun rusak parah. Hingga akhirnya Terusan Suez ditutup dari 1973 sampai 1975.
4. Terusan Suez Macet
Pada Selasa (23/3/2021), jagat media sosial tengah dihebohkan dengan adanya sebuah kapal raksasa yang memuat kontainer terjebak di terusan Suez yang membuat jalur menjadi macet. Kabar ini pun sempat trending.
Kapal raksasa bernama Evergreen rupanya keluar dari jalur lintasan karena terdampak badai pasir dahsyat yang kala itu melanda Gurun Sinai Mesir. Kecelakaan tersebut terjadi karena jarak pandang sang kapten yang terhalang oleh badai pasir.
Karena hal tersebut, Terusan Suez ditutup sementara, mungkin hingga berminggu-minggu guna evakuasi kapal Evergreen.
Baca Juga: Viral Kapal Bikin Macet di Terusan Suez, Truk Ini Ikut Dibully, Kok Bisa?
Demikianlah informasi mengenai fakta menarik dan sejarah Terusan Suez yang perlu kamu tahu. Semoga informasi ini bermanfaat.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi