Suara.com - Sedikitnya 50 orang tewas dan 146 terluka dalam kecelakaan kereta di Taiwan pada hari Jumat (2/4), saat akhir pekan panjang dalam rangka hari libur nasional.
Menyadur Channel News Asia, Minggu (4/4/2021) kereta tersebut merupakan sebuah kereta ekspres yang sedang dalam perjalanan dari Taipei ke Taitung.
Kereta ekspres yang sedang membawa banyak turis itu terjun dari rel di daerah utara Hualien di Taiwan timur, menurut keterangan departemen pemadam kebakaran.
Gambar dari lokasi menunjukkan sebuah gerbong rusak akibat benturan, sementara yang lain ambruk, menghalangi penyelamat untuk melakukan evakuasi.
Menteri Transportasi Lin Chia-lung mengatakan di tempat kejadian bahwa kereta tersebut membawa sekitar 490 penumpang. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat.
Kantor Presiden Tsai Ing-wen mengatakan pihaknya telah memerintahkan rumah sakit untuk mempersiapkan perawatan untuk para korban.
"Prioritas utama sekarang adalah menyelamatkan orang-orang yang terlantar," kata kantor Presiden Tsai Ing-wen dalam sebuah pernyataan.
Polisi mengatakan kecelakaan itu diyakini disebabkan oleh sebuah truk yang terjun dari sebuah tanggul dan menabrak kereta sebelum memasuki terowongan.
"Ada kendaraan konstruksi yang tidak parkir dengan benar dan meluncur ke jalur kereta api," kata kepala polisi daerah Hualien Tsai Ding-hsien.
Baca Juga: Kapal MV Barokah Jaya Terbalik, 17 ABK Masih Dilakukan Pencarian
"Ini pemahaman awal kami dan kami sedang mengklarifikasi penyebab kejadian tersebut," imbuhnya.
Sebuah foto dari tempat kejadian menunjukkan bagian belakang truk jenis flatbed berwarna kuning terdapat di sisi kereta dalam kondisi hancur.
"Kereta kami menabrak truk," kata seorang pria dalam sebuah video yang disiarkan di televisi Taiwan. "Truk itu jatuh."
Menurut kesaksian seorang penumpang, ia merasakan sebuah guncangan hebat dan badannya terhempas hingga pingsan di lantai kereta.
"Rasanya seperti ada guncangan hebat yang tiba-tiba dan saya mendapati diri saya jatuh ke lantai," kata seorang perempuan yang selamat.
"Kami memecahkan jendela untuk naik ke atap kereta agar bisa keluar." ungkapnya.
Kecelakaan itu terjadi saat libur akhir pekan yang panjang dalam rangka Hari Pembersihan Makam.
Pesisir timur pegunungan Taiwan adalah tujuan wisata yang populer, dan jalur kereta api dari Taipei ke pesisir timur terkenal dengan terowongan dan rutenya yang melingkari pantai di utara Hualien tempat kecelakaan itu terjadi.
Kecelakaan itu adalah yang terburuk di pulau itu sejak 1991, ketika 30 penumpang tewas dan 112 luka-luka setelah dua kereta bertabrakan di Miaoli.
Tiga puluh orang juga tewas pada tahun 1981 setelah sebuah truk bertabrakan dengan kereta penumpang di perlintasan kereta di Hsinchu.
Pada tahun 2003, 17 orang tewas dan 156 luka-luka setelah sebuah kereta api di rel kereta gunung Alishan jatuh ke jurang di sisi rel.
Pada 2018, 18 orang tewas dan 175 lainnya luka-luka ketika sebuah kereta tergelincir di timur laut Taiwan. Masinis delapan gerbong itu kemudian didakwa dengan kasus pembunuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja