Suara.com - Seorang wakil menteri di Malaysia menjadi perbincangan publik setelah momen saat ia tertidur ketika menghadiri sebuah acara viral di media sosial.
Menyadur World Of Buzz, Senin (12/2/2021) Wakil Menteri Pekerjaan Datuk Eddin Syazlee telah meminta maaf karena tertidur pada upacara yang dihadirinya pada hari Sabtu.
Pada sebuah video yang beredar di media sosial Twitter, terlihat sang datuk tertidur di kursinya bahkan ia harus dibangunkan oleh seorang staf.
Eddin Syazlee tertidur saat menghadiri Upacara Penutupan Al-Quran ke-5 dan Wisuda Huffaz Sekolah Menengah Agama Sains Kuala Pilah di Seremban
Farahiah Zubir, selaku pejabat Datuk Eddin menjelaskan bawa pejabat yang juga Anggota Parlemen (MP) Kuala Pilah, terlalu lelah dan tidak enak badan saat acara tersebut.
Meski lelah, wakil menteri tetap ngotot datang ke acara tersebut untuk memenuhi undangan panitia.
"Namun, demi memenuhi undangan, dia memutuskan untuk hadir," ujar Farahiah dikutip dari Sinar Harian.
Dalam acara tersebut, Eddin menyetujui pemasangan AC aula Sekolah Menengah Sains Kuala Pilah serta membantu pengadaan bus sekolah.
Baca Juga: Niat Goyang Tiktok, Wanita Cantik Ini Malah Digoyang Gempa
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua