Suara.com - Seorang perwira polisi senior di Thailand diturunkan pangkatnya dan dimutasi setelah sang istri mengunggah video di TikTok ketika merek naik helikopter dinas.
Menyadur World Of Buzz, Jumat (23/4/2021) perwira polisi tersebut berasal dari Udon Thani, Thailand. Ia diturunkan pangkat karena istrinya memposting video TikTok saat mereka naik helikopter Kepolisian Kerajaan Thailand.
Menurut laporan Thai PBS News, istri perwira polisi bernama Akkarapol Yeekoh tersebut memposting sebuah video di TikTok saat mereka naik helikopter.
Setelah heboh di media sosial istri perwira itu lantas menghapusnya, tetapi banyak warganet yang sudah mengunduh video itu dan membagikan ulang.
Dalam video tersebut, sang istri terlihat berpose di depan helikopter sebelum berpelukan dengan suaminya di kursi penumpang pesawat.
Kepala polisi Udon Thani, Pitsanu Unhaseri, segera membentuk komite untuk menyelidiki insiden tersebut atas nama "melindungi citra organisasi."
Pitsanu Unhaseri kemudian memerintahkan agar sang perwira tersebut diturunkan pangkatnya dan dipindahkan ke pos yang tidak aktif.
Mereka juga mengungkapkan jika video tersebut dibuat pada September 2019 dan ia membuat video lain di TikTok dengan mengenakan seragam.
Akkarapol saat ini sedang diselidiki karena pihak berwenang Thailand yakin tindakannya dapat menodai citra baik polisi Thailand di media sosial.
Baca Juga: Alasan Masih Anak-anak, 7 Mucikari Prostitusi di Tebet Tak Ditahan Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak