Suara.com - Seorang pria 70 tahun bernama Thomas Hicks tewas disengat kawanan lebah pada Senin sore. Kala itu, ia sedang potong rumput di kebunnya di Breckenridge, Texas.
Menyadur The Sun Sabtu (01/05) istri Thomas, Zoni Hicks sedang pergi berbelanja saat kawanan lebah itu menyerang suaminya. Sebelum pergi, ia sudah memperingatkannya agar tidak pergi ke halaman belakang.
Namun ketika pulang, Zoni menemukan suaminya melompat-lompat dengan tubuh dipenuhi lebah. "Anda tidak bisa melihat punggungnya dan seluruh kepalanya ditutupi oleh lebah pembunuh," katanya.
Ia menelepon 911 dan mulai melakukan CPR pada suaminya. Petugas pemadam kebakaran tiba dan menemukan pasangan itu sedang berjuang melawan ribuan lebah.
“Dia diserang di luar, lari ke dalam rumah untuk memberi tahu istrinya, 'Hei, ini yang terjadi.' Lebah mengikutinya,” kata Kepala Pemadam Kebakaran Calvin Chaney.
Petugas pemadam kebakaran menerjang kawanan lebah untuk membantu istri Hicks, Zoni, keluar rumah dan menyelamatkan diri. Dia dibawa ke rumah sakit dan kembali ke rumah Selasa pagi.
Sayangnya sang suami, Hicks meninggal karena sengatan parah dan serangan jantung. Chaney mengatakan kemungkinan suara mesin pemotong rumput membuat lebah bersikap agresif.
Peternak lebah Joey Venekamp menemukan beberapa sarang yang diperkirakan berisi 60.000 lebah madu di pohon. Mereka diduga ada di sana selama tiga tahun.
“Sekali salah satu dari mereka menyengat itu akan melepaskan feromon dan itu seperti bendera merah bagi yang lain, hal terbaik yang harus dilakukan adalah berlindung," ujar Venekamp.
Baca Juga: Gara-gara Sopir Disengat Lebah, Truk Nyusruk ke Sawah
"Sarang khusus ini kemarin memiliki sekitar empat atau lima sel ratu di sana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat