Suara.com - Seorang wanita berusia 34 tahun terjun ke dalam kobaran api saat melihat jenazah ayahnya dikremasi. Beruntung, ia berhasil diselamatkan meski mengalami luka bakar 70 persen.
Menyadur Khaleej Times Kamis (06/05), sang ayah dilaporkan meninggal karena virus corona.
"Damodardas Sharda, 73, meninggal di sebuah rumah sakit di distrik Barmer Rajasthan pada Selasa (4 Mei) karena Covid-19," kata polisi.
Ketika sang ayah dikremasi, anak bungsunya Chandra Sharda tiba-tiba melompat ke tumpukan kayu, kata polisi kepada kantor berita India Press Trust of India (PTI).
Ketika orang-orang berhasil menariknya dari kobaran api, wanita itu sudah terbakar hingga 70 persen. Dia dibawa ke rumah sakit terdekat dan dirujuk ke rumah sakit di Jodhpur untuk perawatan.
"Damodardas Sharda memiliki tiga anak perempuan dan istrinya sudah meninggal beberapa waktu lalu," kata Prem Prakash, Petugas Rumah Kantor (SHO), kantor polisi Kotwali.
"Anak bungsu dari tiga putrinya melompat ke tumpukan kayu pemakaman," lanjutnya.
Sharda, warga Barmer, dirawat di rumah sakit distrik pada Minggu (2 Mei) setelah dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dua hari kemudian.
Petugas polisi mengatakan putri bungsu bersikeras untuk pergi ke krematorium untuk upacara terakhir ayahnya.
Baca Juga: Video Viral Menguak Tahapan Kremasi Jenazah, Korban Ternyata Istri Sendiri
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional