Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang menarasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan kegiatan mudik. Dari video yang diunggah di akun @Isema13 di Twitter, tampak iring-iringan rombongan Jokowi melintas di sebuah ruas jalan raya.
"RI 1 Mudik, RI 1 Pulang Kampung," tulis akun @lsema13 yang dikutip Suara.com, Senin (10/5/2021).
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin membenarkan video rombongan Jokowi tersebut.
Kata Bey, video tersebut merupakan rombongan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Jawa Timur pada Kamis 6 Mei 2020 lalu.
"Itu benar rombongan Presiden," katanya.
Video tersebut ketika Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Kamis (6/5/2021).
Bey menuturkan video yang beredar di twitter tersebut merupakan rombongan Jokowi saat menuju peresmian fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.
Adapun lokasi tersebut yakni di daerah Gresik sebelum masuk gerbang tol (GT) Kebomas.
"Presiden dari Lamongan menuju Surabaya untuk meresmikan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo. Lokasi di video tersebut di daerah Gresik sebelum masuk gerbang tol (GT) Kebomas," ucap dia.
Baca Juga: Gaduh Jokowi Promosi Bipang Ambawang, Iwan Fals Tanggapi Simpel
Karena itu Bey menegaskan Jokowi bukanlah mudik melainkan melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur.
"Jadi bukan mudik, tapi kunjungan kerja ke Jawa Timur," katanya. Klik videonya di sini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar