Suara.com - Beredar foto yang menampilkan pematang sawah dipenuhi dengan mobil-mobil yang diklaim sedang mudik mencari jalan tikus.
Foto tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Ahmad Farid pada 6 Mei 2021.
Akun tersebut juga menambahkan narasi sebagai berikut:
"MUDIK. Berbagai cara yang dilakukan menghindari Razia dengan mencari jalan Tikus. Tetapi… Resikonya Begini Sabar ya ..Orang sabar disayang Tuhan".
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Rabu (12/5/2021), klaim yang menyebutkan pemudik cari jalan tikus hingga menyebabkan sawah macet adalah klaim yang salah.
Setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut merupakan foto hasil suntingan atau editan orang yang tak bertanggungjawab.
Foto tersebut bukan diambil di Indonesia, melainkan di Swedia.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Video Said Aqil Dibabtis Atas Nama Yesus di Gereja?
Dikutip dari Tempo.co, foto tersebut merupakan hasil digital imaging karya fotografer asal Swedia, Erik Johansson.
Foto tersebut diambil di jalan pedesaan kecil di Swedia pada Juli 2019. Karya Johansson dibuat dengan menggabungkan beberapa foto yang berbeda.
Foto tersebut dapat dilihat di laman situs milik Johansson, Erikjo.com dengan judul foto 'You First' yang dibuat pada 2020.
Johansson juga pernah mengunggah foto tersebut di akun Instagram @erik.joh oada 21 Januari 2020 dengan menambahkan keterangan lokasi di Holmestad, Vastra Gotalands Lan, Sweden.
Berikut terjemahan caption unggahannya.
"Karya baru: ‘You First’. Apa yang terjadi jika kita semua menginginkan hal yang sama? Kita tidak bermaksud merugikan tapi tetap saja hasilnya tidak seperti yang kita harapkan. Kita tidak selalu lebih kuat bersama-sama. Terinspirasi oleh dan dipotret di jalan pedesaan kecil di sekitar area tempat saya dibesarkan di Swedia pada Juli 2019. Kami memotret 11 mobil di lokasi dan sisanya yang berada di kejauhan diambil secara terpisah," tulisnya.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan klaim yang menyebut pemudik cari jalan tikus hingga menyebabkan sawah macet adalah klaim yang salah.
Klaim tersebut merupakan klaim hoaks yang masuk dalam kategori konten yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
100 Ribu Anak Lebanon Terancam Gagal Sekolah akibat Kerusakan Bangunan Pascakonflik
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek