Suara.com - Sebanyak 115 pemudik menjalani tes rapid antigen di posko pemeriksaan random test dan mandatory check Covid-19, Jalan Juanda, Sasak Jarang, Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (19/5/2021). Dari hasil tes 115 pemudik, semuanya negatif Covid-19.
"Total 115 orang yang diperiksa dari pagi sampai sore. Hasilnya semua negatif Covid-19," kata Papospam Posko Sasak Jarang, Ipda Akhmad Surbakti kepada Suara.com di lokasi.
Akhmad menuturkan pemeriksaan random test dilihat dari pengendara motor yang membawa barang bawaan hingga plat nomor luar daerah.
"Kami lihat mereka bawa barang kita berhentikan, terus kami lihat KTPnya, dan kammi tanya punya surat tes rapid tidak. Kalau tidak punya kami suruh dia ikut rapid test antigen gratis," ucap Akhmad.
Sejauh ini, lanjur dia, para pemudik taat aturan untuk mengikuti rapid test antigen yang disediakan secara gratis. Meski ada beberapa pemudik yang tak mau mengikuti rapid test antigen.
"Sejauh ini para pemudik mau ikut tes Covid-19. Namun ada saja pemudik yang berkenan berkenan untuk dites, tapi mereka kami suruh putar balik," tuturnya.
Menurut Akhmad, jumlah para pemudik yang melintas hari ini semakin menurun. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan terhadap para pemudik yang melintas di jalan tersebut hingga 24 Mei mendatang.
"Makin kesini makin sepi, karena puncaknya sudah hari minggu kemarin. Namun kami tetap berjaga untuk melakukan pemeriksaan terhadap pemudik yang baru dari kampung halamannya," katanya.
Baca Juga: Waspada! Pasien Covid-19 Meninggal di Sukabumi Terus Meningkat
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Tragis di Negeri Rantau, PMI Asal Aceh dan Bayinya Tewas Diduga Dibunuh di Malaysia
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia