Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia pada April 2021 mencapai 16,29 miliar dolar AS. Angka impor ini mengalami penurunan sebesar 2,98 persen secara bulanan (month-to-month/mtm), namun secara tahunan impor meningkat 29,93 persen (year-on-year/yoy).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto pun cukup menggembirakan dengan raihan nilai importasi ini, karena membuktikan geliat industri dalam negeri mulai pulih usai dihantam pendemi Covid-19.
"Kalau dibandingkan dengan April tahun lalu, pada waktu itu kan Covid-19 masih awal merajalela. Sehingga, bila dibandingkan dengan sekarang sudah membaik," kata Kecuk dalam konferensi pers virtualnya, Kamis (20/5/2021).
Jika ditelisik lebih lanjut secara tahunan impor nonmigas mengalami peningkatan sebesar 136,86 persen dan impor migas sebesar 22,10 persen.
Suhariyanto menyampaikan kinerja impor pada April 2021 ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan posisi April 2020 saat Pandemi Covid-19 awal merebak. Bahkan, posisi ini pun lebih tinggi dari April 2019 yang saat itu nilai impor tercatat sebesar 15,4 miliar dolar AS.
Suhariyanto lalu menjabarkan, nilai impor pada bulan April 2021 yang menurun didorong oleh penurunan baik impor minyak dan gas (migas) maupun impor non migas.
Impor migas pada bulan April 2021 tercatat 2,03 miliar dolar AS atau turun 11,22 persen mom. Sementara impor non migas tercatat 14,26 miliar dolar AS atau turun 1,69 persen yoy.
Sementara itu, peningkatan impor secara tahunan didorong oleh peningkatan impor baik komoditas migas maupun komoditas nonmigas. Impor migas tampak naik 136,86 persen yoy sementara impor non migas naik 22,10 persen yoy.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara