Suara.com - Seleksi CPNS akan kembali dibuka mulai bulan pada Mei 2021. Lalu, adakah formasi CPNS untuk D3? Berikut ini penjelasannya.
Untuk saat ini, informasi formasi CPNS utuk D3 yang telah diumumkan yaitu dari Kejaksaan RI. Setidaknya sudah ada dua formasi yang diumumkan, masih ada 2.126 formasi lagi yang belum diinformasikan oleh Kejaksaan RI.
Dengan kembali dibukanya seleksi CPNS 2021 tentunya menjadi kabar gembira bagi yang bercita-cita menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Oleh karena itu, persiapkan diri untuk menghadapi tahap-tahapnya. Bagi para lulusan D3, simak berikut ini formasi CPNS untuk D3 2021 dari Kejaksaan RI yang masuk daftar seleksi BKN
Pranata Barang Bukti
Formasi Pranata Barang Bukti ditujukan untuk lulusan D3. Formasi ini menyediakan kuota mencapai 527 orang. Formasi Pranata Barang Bukti ini dapat dilamar oleh lulusan sebagai berikut:
- D3 Administrasi
- D3 Komputer
- D3 Perkantoran
- D3 Manajemen
- D3 Sekretaris
Pengolah Data Perkara dan Putusan
Formasi Pengolah Data Perkara dan Putusan juga ditujukan untuk lulusan D3. Adapun Jumlah kuota yang dibutuhkan formasi ini yaitu mencapai 495 orang. Formasi ini dapat dilamar oleh lulusan sebegai berikut:
- D3 Administrasi Pemerintahan
- D3 Teknik Informatika
- D3 Manajemen Informatika
- D3 Administrasi Perkantoran
- D3 Manajemen
Untuk informasi formasi yang belum diumumkan, kita tunggu saja dan pantau terus informasi formasi CPNS di situs atau akun resminya.
Baca Juga: Cek Disini! Kuota CPNS 2021 Kabupaten Bogor
Meskipun masih terdapat banyak formasi serta sejumlah persyaratan CPNS Kejaksaan RI 2021 yang belum diumumkan semua, akan tetapi terdapat beberapa hal yang perlu kamu diperhatikan.
Salah satunya yakni syarat umum CPNS Kejaksaan RI 2021. Syarat umum ini bisa menjadi acuan bagi para calon pendaftar CPNS Kejaksaan RI 2021. Syarat umum ini juga bisa bertambah atau berkurang.
Adapun syarat umum ini dikutip dari rekrutmen.kejaksaan.go.id, berikut ini syarat umum CPNS Kejaksaan RI tahun 2019.
- Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih
- Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
- Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia
- Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis
- Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan
- Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah.
Demikianlah informasi mengenai formasi CPNS untuk D3 2021 dari Kejaksaan RI. Untuk formasi lainnya yang belum diumumkan, kita tunggu saja.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO