Suara.com - Curhat seorang wanita tiba-tiba terdiam selepas lahap memakan bakso tengah viral. Bukan tanpa alasan, dia mengaku menemukan adanya sebuah kejanggalan.
Wanita bernama Dhini Oktaviani tersebut merasa bakso tak seperti biasanya. Sampai-sampai, dia curiga daging bakso itu menggunakan babi.
Kejanggalan tersebut diungkap oleh wanita itu melalui akun TikTok @Calonistrimu970 pada Senin (25/5/2021).
"Ya Allah sumpah ini udah banyak kemakan baru cari tahu kan nyesal jadinya. Kalau ini ramai, buat pelajaran ya teman-teman," ungkapnya seperti dikutip Suara.com.
Dhini mengatakan, semua bermula ketika dirinya membeli bakso lewat aplikasi ojek online. Dia mengaku sempat tergiur dengan bakso tersebut.
Awalnya Dhini merasa sangat lapar sehingga mengaku tak sadar dengan adanya kejanggalan pada bakso yang dimakan.
"Dah ngebayangin pedasnya kayak apa dong. Terus pas datang bakso cepat-cepat kami makanya karena lapar. Ntah gak sadar atau saking laparnya, kami gak konek kalau rasa baksonya agak beda," ujarnya.
Wanita tersebut lalu mengurai keanehan yang dia rasakan saat memakan bakso tersebut yakni warna pucat dan tak ada serat.
Merasa aneh dan janggal, dia langsung syok karena setelah mencari informasi, didapatkan olehnya kemungkinan bahwa bakso tersebut mamakai daging babi.
Baca Juga: Aksi Brutalnya Viral di Medsos, 7 Anggota Geng Motor Diburu Polisi
"Warnanya pucat, terus serat dari bakso gak ada sama sekali. Terus rasanya aneh banget, terus pas kami share di Google itu ciri-ciri bakso babi," tukasnya.
Curhatan wanita tentang bakso yang dirasa janggal tersebut langsung menuai berbagai komentar dari para warganet. Beberapa diantaranya mengatakan, hal itu bisa jadi pelajaran untuk lebih teliti.
"Kalau gak sengaja katanya gak papa. Jadiin pelajaran aja gak beli di warung bakso itu lagi," cuit Elaina.
"Pernah juga hampir beli bakso. Untungnya aja cek semua menu, ternyata ada menu babi. Jadi gak beli di situ deh," balas Nitit.
Namun, menurut warganet lain bisa jadi daging bakso tersebut dicampur dan klaim bahwa bakso menggunakan daging babi belum tentu benar.
"Mbak maaf ya, kan masih ciri. Belum tentu benar. Bisa jadi itu bakso ayam. Kadang dicampur gitu," kata salah seorang warganet.
"Rugi lah pedagang baksonya kalau pakai daging babi," sambung Kun.
"Sapi dan ayam jadi pucat. Biasanya adonan dikasih kecap supaya gak pucat," timpal Munfiati.
Telah menuai ribuan suka dan viral di TikTok, klik DI SINI untuk menyaksikan video tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?