Suara.com - Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito angkat bicara terkait masalah penerapan protokol kesehatan di transportasi udara yang berbeda-beda pada setiap maskapai.
Ganip menegaskan hal itu tidak menjadi masalah sebab sudah sesuai dengan aturan transportasi udara selama pandemi Covid-19 yang diatur dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan nomor 7 tahun 2021.
"Sesuai dengan SE Kemenhub penerapan dari SE 7/2021 ini memang tidak mengosongkan kursi tengah karena mamang protokol kesehatannya diperketat," kata Ganip dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Ganip menyebut dalam SE Kemenhub itu tidak diwajibkan mengosongkan kursi tengah karena sudah menerapkan skrining protokol kesehatan yang ketat selama perjalanan.
"Dia tidak mengosongkan kursi di tengah tapi prokes penumpang diperketat, contohnya tes PCR diperpendek masa berlakunya, di kabin dilarang berbicara, makan, dan melepas masker sampai tempat tujuan, lalu di pesawat juga diberikan satu filter HEPA untuk memastikan sirkulasi udara itu sehat," jelasnya.
Diketahui, saat ini, tercatat hanya maskapai Garuda Indonesia yang mengosongkan kursi tengah untuk menerapkan protokol kesehatan jaga jarak, sementara maskapai lain tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi