Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan lokasi pernikahan outdoor diguyur hujan 30 menit jelang acara dimulai viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Titok @hendrysetiawanmc, Minggu (31/5/2021) diperlihatkan sebuah lokasi pesta pernikahan outdoor dengan dekorasi yang sangat cantik.
Semua kru dan juga MC sudah bersiap di lokasi untuk menyukseskan momen bahagia tersebut.
Sayangnya, 30 menit menjelang acara di mulai, hujan justru turun dengan sangat deras. Karena lokasi luar ruang dan tak ada tenda yang dipasang, semua dekorasi dan meja kursi yang telah dihias pun basah kuyup.
Begitu pula dengan meja penerima tamu hingga stand makanan, semua berantakan karena tersapu hujan deras yang datang tiba-tiba.
"Ini yang terjadi 30 menit sebelum acara dimulai, Tuhan punya rencana yang berbeda, cuma bisa pasrah," tulis pemilik akun Tiktok tersebut.
Akun Tiktok @hendrysetiawanmc merupakan milik MC yang akan memandu acara tersebut. Ia lantas menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian itu.
"Sumpah sedih banget harusnya jadi tempat yang indah berubah seketika karena hujan," tulisnya.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka memberi saran terkait waktu penyelenggaraan pesta outdoor.
Baca Juga: Viral Remaja Bawa Samurai ke Tengah Jalan, Warganet: Keciduk Juga Nangis
"Kalau mau bikin acara nikahan outdoor, lihat-lihat bulan, musim hujan atau enggak, begitu," tulis warganet dengan akun penyedapmasakan.
"All javanese use pawang hujan, percuma aesthetic dan mahal kalau nggak pakai pawang hujan," tulis warganet lain dengan akun bakpao daging.
"Udah bagus banget padahal dekorasi outdoornya," tulis warganet dengan akun Astronout.
"Baca ramalan cuaca nggak bang," tulis warganet lain dengan akun fucekboy.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Istri Auto Ngambek, Viral Pengantin Pria Malah Joget dengan Biduan saat Resepsi
-
Viral Gadis Potong Rambut Pakai Kipas Angin, Hasilnya Nggak Main-main Bosku
-
Biaya Nikah 100 Juta Dipinjam Teman, Kirim Bukti Transfer 3 Kali Ternyata Palsu
-
Emak-emak Kompleks Rumpi, Berujung Terperosok ke Hutan Mangrove
-
Pacaran 7,5 Tahun Dilayani Bak Suami, Emak-emak Rumpi di Depan Rumah
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT