Suara.com - Aksi seorang pendaki gunung menyebrangi jalan setapak yang sisi kanan dan kiri merupakan jurang belakangan ini viral di media sosial.
Membuat warganet kepalang cemas, pendaki gunung bernama Dwi Riyanto itu menyebut jalan setapak di puncak tersebut layaknya jembatan shiratal mustaqim.
Rekaman video detik-detik pendaki gunung bak menantang maut tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @dwi_riyantoo.
"Jembarang siratal mustaqim katanya. Sudah pernah lewat belum?" tanya dia seperti dikutip Suara.com, Kamis (3/6/2021.
Terekam dalam video suasana puncak Gunung Raung, Jawa Timur yang dipenuhi dengan kabut-kabut tebal.
Sambil merekam, pendaki gunung itu memperlihatkan detik-detik dirinya melintasi jala setapak kecil yang cuma muat untuk satu orang.
Jalan gunung penuh pasir dan batu tersebut terlihat mengerikan karena kedua sisinya merupakan jurang yang bisa membahayakan.
Jarak pandang yang jauh berkurang akibat kabut tebal tersebut membuat jalan setapak di Gunung Raung tersebut menjadi kian mengerikan.
Pasalnya, sekali langkah saja, nyawa pendaki gunung tersebut bisa terancam sehingga harus berhati-hati.
Baca Juga: PDIP Bergerak Mensos Risma Dimaki Bupati, Refly Harun: Putri Mahkota Pilkada Jakarta
Untung saja, pendaki gunung tersebut tampaknya sudah berhasil melewati jalan setapak di pucuk gunung itu.
Video mendebarkan pendaki gunung yang lewat di FYP TikTok tersebut kontan menuai berbagai komentar dari warganet.
Sejumlah warganet mengaku ikut berdebar-debar dan cemas melihat aksi pendaki gunung tersebut.
"Sudahlah lutut gue mendadak kabur tulangnya," ujar Yuli.
"Ini jembatan siratal mustaqim versi dunia. Kalau di akhirat katanya sehelai rambut dibagi 7," sambung Ari Santoso.
"Kepleset dikit sudah pindah alam," timpal Nothing.
"Lutut gue lemas," balas VaniTha.
Telah disukai ribuan suka dari warganet, klik DI SINI untuk menyaksikan video aksi pendaki gunung tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro
-
Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda
-
Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
-
Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran