Suara.com - Fiksi adalah cerita yang dibuat berdasarkan imajinasi pengarang. Referensi pembuatan fiksi umumnya berasal dari cerita sejarah, folklore, budaya, dan lingkungan sosial masyarakat pada umumnya. Fiksi bisa berbentuk novel, cerpen, komik, drama teater, film, permainan video, kartun, dan anime. Fiksi biasa juga menjadi istilah untuk menyebut narasi sastra hasil dari imajinasi kreatif pengarangnya. Berikut pengertian fiksi lengkap dengan fungsi dan jenis-jenis fiksi.
Kebenaran dalam Karya Fiksi
Banyak orang berpikir karya fiksi mirip dengan cerita kehidupan dunia nyata. Nah, kebenaran dalam karya fiksi sendiri tidak harus sejalan dengan kisah nyata bahkan bisa jadi sangat bertolak belakang, tapi dalam pembuatannya umumnya memang terinspirasi dari cerita kehidupan manusia di dunia nyata, sehingga komponen-komponen cerita di dalamnya akan sangat mirip dengan yang ada di dunia nyata seperti ada tokoh, alur cerita, karakter, konflik, dan berbagai atribut lainnya.
Misalnya jika tokoh adalah seseorang yang berkegiatan di dunia hukum, maka alur cerita fiksi akan seputar dunia hukum, yang mana pasti akan mengandung konflik-konflik yang biasa terjadi di dunia hukum di dunia nyata. Akan tetapi, akhir dari karya fiksi tidak selalu sama dengan akhir dari kisah nyata.
Karya fiksi bisa berakhir tragis, romantis, atau menggantung. Semua itu tergantung dari preferensi penulis dan genre yang dipilih oleh penulis dalam menulis cerita fiksinya.
Tokoh dan Peristiwa Karya Fiksi
Telah disinggung di atas, dalam karya fiksi ada tokoh dan peristiwa. Tokoh dalam karya fiksi umumnya memiliki referensi terhadap orang-orang yang ada di sekitar penulis. Entah itu orang terdekatnya atau sosok-sosok lain yang dijumpainya yang tidak memiliki hubungan dekat sama sekali. Sedangkan peristiwa akan berjalan sesuai dengan genre yang dipilih oleh penulis. Penulis bergenre misteri akan menggerakkan cerita dengan cara berbeda dengan penulis bergenre romantis. Oleh karena itu, fiksi adalah dunia yang sangat menarik untuk disimak karena tersedia banyak genre dan kita pun bisa belajar tentang manusia dan kehidupan dari masing-masing genre.
Mengenai fungsi fiksi itu sendiri telah disinggung sedikit di atas. Ada beberapa fungsi fiksi yang dapat Anda temukan jika Anda mencermati fiksi. Fungsi fiksi adalah sebagai berikut:
Baca Juga: 4 Dunia Fiksi yang Paling Ingin Dikunjungi Banyak Orang
- Membantu kita mengenali konflik
Dalam dunia fiksi ada beragam konflik, dari persahabatan, keluarga, dunia kerja dan lain sebagainya. Kita bisa mengenali perbedaan konflik dan cara penyelesaiannya dari kisah yang dialami oleh tokoh. Kemudian dari sana kita bisa melakukan filter, aspek mana saja yang dapat kita terapkan untuk kehidupan kita sendiri. - Membantu kita mengenali sifat manusia
Akan sulit bagi kita untuk mengenali sifat manusia tanpa melihat dan menganalisis orang lain. Karya fiksi akan membantu kita menjadi lebih mudah
mengenali fakta-fakta karakter seseorang dan mempelajarinya, sehingga kita pun bisa lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan supaya tidak terjebak dengan orang-orang yang dapat merugikan kita. - Membantu kita menemukan makna hidup
Menjalani hidup itu tidak mudah, kita akan berjumpa dengan berbagai konflik. Agar kita bisa lebih tenang dalam menghadapi konflik, kita bisa bercermin dari apa yang dialami oleh tokoh utama dalam cerita fiksi. Misalnya saja tokoh seperti Musashi dalam cerita Musashi. Kita bisa mempelajari banyak hal dari kehidupan tokoh yang dibuat berdasarkan tokoh samurai di Jepang itu. Kemudian, kita mengambil intisari atau maknanya yang dapat kita terapkan untuk kehidupan sehari-hari kita, sehingga kehidupan kita jadi lebih bermakna.
Jenis-jenis Fiksi
Untuk Anda ketahui ada tiga jenis fiksi dalam sastra prosa, antara lain:
- Cerita Pendek yang sering disingkat cerpen.
Cerpen merupakan karya fiksi yang setidaknya dibuat minimal sebanyak 2000 kata sampai 7500 kata. - Novella
Novella merupakan fiksi yang dibuat minimal 17.500 kata sampai maksimal 50.000 kata. - Novel
Novel adalah karya sastra yang dibuat dengan minimal 50.000 kata. Novel merupakan karya fiksi yang panjangnya tidak dibatasi dan sangat memungkinkan penulis untuk menulis cerita panjang dalam tiga babak kehidupan karakter utama.
Ringkasnya, fiksi adalah cerita yang dibuat oleh penulis berdasarkan imajinasinya dengan aturan-aturan sesuai dengan genre yang dipilih oleh penulis.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya