Suara.com - Ustaz Adi Hidayat alias UAH menemui Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Pertemuan berlangsung di kompleks Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan itu, UAH mengadu alias curhat kepada Kabareskrim kerap manjadi korban fitnah. Khususnya, di media sosial.
Dia berharap Bareskrim Polri dapat menertibkan pelaku yang kerap melontarkan ujaran kebencian dan fitnah di media sosial. Sekaligus menyatakan siap membantu melalui dakwah dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Kami siap memberikan dukungan kepada Mabes Polri dalam rangka sosialisasi kebijakan Polri dalam hal membantu persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, baik melalui media dakwah dan pembinaan yang tepat sasaran," kata UAH kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).
Sementara, Kabareskrim Polri mengklaim jika pihaknya telah berupaya menindak pelaku-pelaku yang kerap melontarkan ujaran kebencian dan fitnah di media sosial. Sebab, polisi kata dia juga kerap menjadi korban fitnah.
"Padahal Polisi pasti bergerak dan bertindak berdasarkan objektivitas," kata Agus.
Berkenaan dengan itu, Agus mengimbau sekaligus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bijak dalam bersosial media.
"Karena pada dasarnya yang mengikat kita semua adalah undang-undang dan koridor hukum yang berlaku. Kita patuh dan tunduk pada semua itu," katanya.
Baca Juga: Midun dan Ratapan Kali Brantas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional