Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan saat ini di ibu kota terdapat tiga varian baru Covid-19. Hal ini disebutnya menjadi kekhawatiran selain meroketnya anggka penularan virus. Tiga varian itu di antaranya adalah alfa yang berasal dari Inggris, beta dari Afrika Selatan, dan Delta dari India.
Ketiga varian ini ditemukan dalam pemeriksaan genome sequencing kepada 19 orang yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Pihaknya awalnya menemukan indikasi virus yang menyerupai tiga varian itu. Lalu akhirnya dilakukan penyelidikan lebih mendalam dan ditemukan ketiga varian tersebut sudah masuk ibu kota.
"Sebagian besar adalah pekerja migran. Yang lima berasal dari warga negara kita tapi dalam posisi sembuh dan sehat," tuturnya.
Dari ketiga varian itu, menurutnya yang paling perlu diwaspadai adalah Delta, varian dari India. Lalu varian Beta juga bisa memperparah sakit yang dirasakan penderita.
"Varian Delta B1617.2 yang amat mudah menyebar dan varian Beta B1351 yang amat mudah membuat gejala menjadi berat atau lebih mematikan," tuturnya.
Kendati demikian, ia meyakini ketiga varian itu masih bisa dihalau oleh vaksinasi yang ada. Namun ia meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
"Meskipun menurut penelitian terakhir, seluruh varian masih dapat diantisipasi dengan vaksin, tetapi ini benar-benar harus kita waspadai bersama,” pungkasnya.
Baca Juga: Calon TKI Kabur dari Lantai 4, Ada Dugaan Perdagangan Orang?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN