Suara.com - Curhat seorang wanita penjual camilan yang kerap dipandang miring tetangga tengah menjadi sorotan. Dia mengaku kerap dicurigai melakukan pesugihan.
Bukan tanpa alasan, tudingan pesugihan muncul karena sang wanita bisa membeli mobil, padahal dirinya sehari-hari hanya berjualan camilan.
Lewat akun TikTok, wanita tersebut memberi jawaban telak atas tuduhan dari tetangga. Kekinian, respons darinya viral dan langsung dibanjiri berbagai macam komentar.
Wanita tersebut memperlihatkan proses produksi camilan lumpia dan otak-otak yang diberi bumbu pedas daun jaruk.
Dalam keterangan yang disematkan, wanita tersebut mengungkapkan usaha camilan miliknya dipandang miring dan dituding memakai pesugihan.
Wanita itu menerangkan soal keberadaan tetangga yang pernah menyebutnya pesugihan karena bisa membeli mobil meski cuma berjualan.
"Tetangga: Jualannya pakai pesugihan. Mana bisa jualan cemilan bisa beli mobil," tulisnya seolah menirukan tetangga seperti dikutip Suara.com.
Dirinya kemudian menjawab secara telak tuduhan yang menyebutnya menggunakan bantuan pesugihan untuk melancarkan usaha camilan.
Wanita tersebut memperlihatkan camilan yang kaya akan bumbu sehingga enak dan menjadi incaran atau idaman orang-orang.
"Gimana gak laku keras. Orang bumbunya segitu banyak. Enak berarti cemilan saya," ujarnya percaya diri.
Baca Juga: Makan Salad Sayur Restoran, Wanita Mendadak Hilang Selera Pas Temukan Hewan Menggeliat
Tak berhenti sampai di situ, dia bahkan meninggalkan pesan menohok berbunyi, "bekerja keraslah sampai orang lain bilang hasil pesugihan".
Curhat wanita itu langsung dipenuhi berbagai komentar. Beberapa warganet memberinya dukungan untuk tidak mendengar omongan miring tetangga dan terus bekerja.
"Justru bisnis makanan itu banyak untungnya. Apalagi sekali buat langsung habis. Pendapatan bisa dua kali modal," tutur Ven*****.
"Gapapa kak semangat. Ibu saya dulu juga difitnah punya tuyul eh sekarang Alhamdulillah punya dua rumah, dua mobil, tiga gudang, sama satu toko," timpal Nad*******.
"Ngelihat pedagang rame dikit dibilang pakai pesugihan," sambung Ed*******.
"Jangan pedulikan mbak. Semangat terus pokoknya," sahut Lav*******.
"Kita miskin dibilang malas usaha. Kita kaya dibilang hasil pesugihan. Lah orang maunya apa," tandas Ria*******.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru
-
Puan Maharani Ungkap 4 Nama Calon Petinggi BI Pilihan Presiden
-
Kepala KUA Pulau Beringin Tewas Ditikam, Cekcok Berawal dari Jemuran Kopi
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian