Suara.com - Sebuah video memperlihatkan sikap sekumpulan wanita saat polisi menggerebek klub malam yang mengadakan dugem tengah menjadi sorotan.
Para wanita tersebut menjadi perhatian lantaran berteriak enggan pulang sampai berbicara kalimat kotor atau mengumpat polisi.
Rekaman video penggerebekan salah satu tempat dugem yang diduga berada di Yogyakarta tersebut dibagikan oleh akun Instagram @cetul.22, Minggu (20/6/2021).
Dalam video, terekam suasana di dalam klub malam yang dipenuhi lampu gemerlap. Hanya saja, di sana musik dugem tidak diputar.
Direkam dari kejauhan, terlihat seorang polisi berbincang-bincang dengan pria diduga pihak klub malam yang dikabarkan digerebek.
Menyusul hal itu, terdengar teriakan suara wanita yang bernyanyi "nggak mau pulang, maunya digoyang".
Selain itu, terekam pula seorang wanita memegang rokok yang mengarahkan kamera ke salah satu teman.
Teman wanita tersebut berbicara kotor ke arah kamera karena memprotes aksi polisi yang mendatangi klub malam.
Bahkan dalam narasi yang disematkan dalam video, wanita tersebut menuliskan kata-kata kasar untuk polisi.
Baca Juga: Habib Rizieq Segera Divonis, Rocky Gerung Curiga Ada Tokoh Utama yang Punya Dendam
Dalam video terpisah, rombongan wanita tersebut sudah terlihat berganti tempat. Mereka tak lagi berada di klub malam.
Para wanita itu terlihat berkendara di jalan sembari berteriak-teriak. Mereka juga tak luput berbicara kotor, mengumpat para polisi.
Tidak sekedar berteriak sepanjang jalan, bahkan beberapa wanita tampak memegang rokok dan tak mengenakan masker.
Sikap wanita viral tersebut lantas menuai beragam komentar kecaman. Bahkan akun Instagram Polda DIY ikut meninggalkan jejak.
"Ikut menyimak," komentar akun Polda DIY.
"Sebagai orang Yogyakarta, saya ikut malu," timpal Al***.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim