Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan kisah seorang warga Banjarnegara, Jawa Tengah yang tak sengaja menabrak seekor burung merpati.
Sang pemilik burung merpati yang tak terima meminta ganti rugi senilai Rp 2,5 juta.
Kisah tersebut diunggah dalam akun Facebook bernama Dwi Lisma kemudian viral di media sosial hingga banyak diunggah ulang oleh akun lainnya.
Kejadian berawal saat sang keponakan tak sengaja menabrak seekor burung dara atau merpati hingga mati.
Sang pemilik yang tak terima burungnya mati meminta ganti rugi sebesar Rp 2,5 juta.
Setelah dilakukan negosiasi, akhirnya pemilik meminta penabrak membayar separuh harga yakni Rp 1,25 juta.
Sang pemilik beralasan angka tersebut sesuai dengan uang yang ia keluarkan saat membeli burung tersebut.
Tak hanya itu, ia mengklaim burung tersebut semasa hidupnya sering memenangkan berbagai perlombaan.
Kisah tersebut langsung viral di media sosial dan menyedot perhatian publik.
Baca Juga: Kisah Pria Kenal Wanita Lewat Aplikasi Kencan, Endingnya Kecewa Berat
Belakangan diketahui permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan antara pemilik burung dengan penabrak.
Meski demikian, banyak warganet memberikan beragam komentar menanggapi kisah tersebut.
"Yang nabrak salah. Kenapa enggak ditabrak sekalian yang punya burung," kata seorang warganet.
"Jangan mau lah, pemilik burung yang lalai," ucap warganet lain.
"Harusnya yang punya burung ganti rugi gimana kalau pengendara tadi hilang nyawa. Itu jalan raya pak bukan penangkaran. Kalau lokasi penangkaran baru Anda boleh menuntut," balas warganet lainnya.
"Seandarinya saat itu pengendara menghindari burung dan pengendara jatuh terluka. Apakah mungkin pemilik mau tanggungjawab?" timpal warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!