Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan momen seorang emak-emak bercanda dengan sang anak tengah menjadi viral. Alih-alih dipuji, sosok ibu tersebut justru ramai dikritik warganet.
Bukan tanpa alasan, kritik tersebut datang lantaran tingkah emak-emak ketika bermain dengan sang anak itu dinilai berlebihan.
Dalam video yang dibagikan lewat media sosial TikTok, emak-emak tersebut tampak membuka sebuah lemari pendingin atau kulkas bewarna biru.
Ketika dibuka, kulkas bertingkat tiga tersebut berisi beberapa sayuran dan sejumlah kotak bungkusan makanan.
Akan tetapi, publik tiba-tiba melongo ketika melihat tingkat kedua kulkas. Sebab di sana ada seorang anak diduga masih balita.
Anak emak-emak tersebut tiduran di kulkas menyala sembari membawa botol yang lantas diberikan kepada sang ibu.
Sosok emak-emak yang merekam video pun mengambil botol tersebut dan mendekatkan kamera ke arah sang anak.
"Serah deh," ungkap emak-emak itu seperti dikutip Suara.com, Rabu (23/6/2021).
Meski ditengarai sedang bercanda atau ngelawak, namun aksi emak-emak tersebut lantas dipenuhi kritikan karena dianggap terlalu membahayakan.
Baca Juga: Penumpang Mobil Ledek Pemotor yang Salah Masuk Jalan Tol, Jadi Bulan-bulanan Massal
Sebab anak tersebut masuk dalam kulkas menyala yang dialiri listrik dan basah. Publik takut apabila terjadi insiden tak menyenangkan.
"Jangan mengundang maut, itu listrik dan basah," komentar Ros*******.
"Jangan dibiasakan bunda, nanti kalau gimana-gimana anda yang nyesel lho. Anak-anak itu tergantung kita yang ngebenerin," timpal An*******.
"Dikira lucu yah begitu. Nanti kalau anak masuk sendiri terus gak bisa dibuka, baru deh mewek. Tolong lah hal kayak gini jangan buat bercandaan," sambung Hes*******.
"Itu bukan lelucon. Saya juga emak-emak, tapi gak gini amat bercanda sama anak," balas Ari*******.
"Jangan sampai terjadi hal yang gak diinginkan bu, nanti nangis. Hati-hati itu bukan tempat mainan anak. Bahaya," sahut warganet lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya