Suara.com - Tingginya angka kasus Covid-19 di DKI Jakarta membuat Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat melakukan langkah antisipasi situasi darurat, yakni menyiapkan kendaraan bantuan mengangkut pasien Covid-19.
Kepala Sudinhub Jakarta Barat Erwansyah mengatakan, kendaraan itu nantinya diperuntukkan sebagai cadangan, jika mobil ambulans Suku Dinas Kesehatan (Sudnkes)Jakarta Barat terpakai seluruhnya.
“Jadi mobil itu buat angkut pasien yang isoman, isolasi mandiri kalau dia kritis misalnya ambulans nggak ada bisa kontak kecamatan untuk minta bantuan ngangkut ke rumah sakit yang dituju," kata Erwansyah saat dihubungi wartawan pada Selasa (29/6/2021).
Jelasnya di setiap kecamatan wilayah Jakarta Barat, akan disiapkan delapan mobil. Kendaraan yang digunakan merupakan mobil pribadi hasil renovasi, sehingga bisa digunakan sebagai pengganti ambulans.
“Yang kita pakai (mobil) Terios yang buat patroli. Jadi kami buat multifungsi. Baris penumpang sama baris supir itu kita kasih sekat. Yang belakang dikosongkan, kalau dia (pasien) nggak bisa duduk, bisa rebahan," jelasnya.
Kekinian, Sudinhub Jakarta Barat telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat.
“Saya sudah bilang sama Kasudin Kesehatan, jadi Kasudinkes kalo engga bisa atau ambulansnya sudah over nanti Kasudinkes yang menggerakkan pasien ke sini (Dishub)," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?