Suara.com - Sebuah video viral beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria kristen yang hendak berangkat ke acara tahlilan.
Video itu diunggah melalui akun TikTok dan menjadi FYP di linimasa TikTok. Dalam video singkat itu, terlihat seorang pria yang tengah mengenakan sarung.
Rupanya, pria tersebut bukanlah seorang muslim. Meski begitu, ia selalu diundang untuk menghadiri acara tahlilan oleh tetangga-tetangga di sekitar rumahnya.
"Jadi kita ini nasrani yang tinggal di lingkungan muslim. Nah tiap ada acara tahlilan dll selalu diundang sama tetangga," tulis keterangan video tersebut.
Untuk menghormati undangan tersebut pria itu selalu datang ke acara-acara tahlilan. Saking seringnya, ia hafal cara memakai sarung.
"Karena menghormati dia selalu datang sampe pininter makai sarung," tambahnya.
Melihat video ini, para warganet pun turut memberikan komentar. Mereka merasa bahagia melihat toleransi yang ada di lingkungan pria tersebut.
"Andai semua pelosok Indonesia kayak gini, pasti Indonesia akan baik-baik saja," ujar warganet.
"Sama mbak di kampung saya juga gitu. Keluarga saya nasrani selalu diundang acara tetangga tahlil. Indah toleransi di kampung saya," tambah yang lain.
Baca Juga: Kuliah Sambil Jadi Ojek Online, Mahasiswa Ini Panen Pujian dari Warganet
"ilmu tertinggi dalam beragama adalah TOLERANSI," kata warganet.
"Sening ngelihatnya. Saalam damai selalu," tutur warganet.
"Dulu punya tetangga nasrani.. kalo tahlilan.. gila banget dia bisa sampe hafal gitu lafal bacaannya, sampe aku malu sendiri karena dia lebih hafal dari aku," pungkas warganet.
Berita Terkait
-
Kuliah Sambil Jadi Ojek Online, Mahasiswa Ini Panen Pujian dari Warganet
-
Viral! Kecewa Ladang Terendam Banjir, Petani Nekat Salto ke Dalam Genangan Air
-
Kocak! Viral Video Tangan Melambai Gantikan Lampu Sein yang Rusak
-
Pria Pesan Makan Lewat Ojol Syok saat Bayar, Geger Ternyata Salah Pencet
-
Viral Wanita Ajak Nikah Lewat Komentar TikTok, Kini Menuju ke Pelaminan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!