Bahkan, sang anak menangis pun tidak diperbolehkan.
"Ini tetangga dari awal kita pindah. Apa aja dikomplain. Manasin mobil nggak boleh. Anak nangis nggak boleh. Sempet sampai pernah nyamperin anakku dan marahin anakku 3 kali pas aku sama suami lagi nggak di rumah," jelasnya.
Hal tersebut pun membuatnya heran. Hingga akhirnya, dirinya lebih memilih mendiamkan tetangga tersebut.
Komentar Warganet
Curhatan wanita itu rupanya menuai respon dari warganet.
"Dia suruh bikin komplek sendiri aja," balas warganet.
"Suruh tinggal di hutan aja tetangganya," timpal warganet.
"Suruh tinggal di hutan cocoknya yang begitu," komentar warganet.
"Suruh tinggal di kuburan sono sepi," ujar warganet lain.
Baca Juga: 3 Kabar Buruk COVID-19 Pagi Ini, Anak Makin Terancam Sampai Kakek Bunuh Diri Stres COVID
Berita Terkait
-
Viral Ahli Virus Demo Bersihkan Corona, Semprot Hidung Pakai Air Garam?
-
3 Kabar Buruk COVID-19 Pagi Ini, Anak Makin Terancam Sampai Kakek Bunuh Diri Stres COVID
-
Ada yang Meninggal Divonis Covid-19, Masyarakat di Banjarnegara Ramai-ramai Menolak
-
Haru! Wanita Ini Pakai Baju dari Sarung Mendiang Ayah, Begini Penampilannya
-
Ditanya Sering Lakukan Apa Sama Rezky Ketika Pacaran, Pengakuan Patricia Mengejutkan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
KPK Bongkar Alur Jual Beli Kuota Haji Khusus: Siapa 'Main' di Balik 20.000 Kuota Tambahan?
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Usut Kasus Bupati Sudewo, KPK Bakal Telusuri Dugaan Pemerasan Calon Perangkat Desa di Wilayah Lain
-
Ketika Korban Kekerasan Seksual Memilih Diam dan Tak Melapor, Sejauh Mana Negara Berpihak?
-
Polisi Tangkap 10 Remaja Pelaku Tawuran Maut di Jakarta Barat, Korban Tewas Bacok
-
Investigasi Ungkap 'State Capture Corruption' Industri Rokok, Eks Pejabat Jadi Komisaris
-
Kemenkes dan Polri Peringatkan Bahaya Whip Pink atau Gas N2O: Bisa Sebabkan Kematian
-
Musim Hujan Makin Panjang, IDAI Ingatkan Orang Tua Jangan Paksa Anak Sakit ke Sekolah
-
Nama Jokowi Diseret dalam Kasus Kuota Haji Gus Yaqut, PSI Kasih Pembelaan
-
Dasco Ungkap Alasan Gerindra Belum Putuskan Ambang Batas Parlemen: Ini Soal Partisipasi Rakyat