Suara.com - Seorang wanita di Bahrain dijatuhi 11 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas penipuan dan pemalsuan, dan menikahi tiga pria.
Menyadur Gulf News Sabtu (3/7/2021), terdakwa yang diketahui berusia 30-an, diadili karena menikah secara bersamaan dengan tiga pria.
Wanita itu berhasil menipu ketiga temannya, yang percaya bahwa dia masih lajang dan meyakinkan mereka untuk menikah dengannya.
Menurut berkas pengadilan, ketiga korban membayar mahar senilai total gabungan BD 4.500 atau setara Rp 170 juta lebih dan wanita itu menggelapkan uangnya.
Wanita itu memalsukan informasi pribadinya dengan memberikan identitas yang berbeda kepada ketiga korban tersebut.
Wanita tersebut dilaporkan tinggal dengan korban pertamanya selama empat bulan, di mana dia menggait korban kedua.
Korban terakhir bertahan dengannya selama satu bulan, dan dia akhirnya menandatangani kontrak pernikahan, yang merasa curiga padanya setelah satu minggu.
Wanita tersebut akhirnya ditangkap setelah ketiga pria itu mengetahui bahwa istri mereka sebenarnya adalah orang yang sama
Wanita tersebut mengaku kepada Jaksa Penuntut Umum bahwa dia adalah seorang janda ketika dia menikahi masing-masing dari mereka, tetapi penyelidikan mengungkapkan sebaliknya.
Baca Juga: Umurnya 82 Tahun, Ini Sosok Pilot Wanita yang Diajak Jeff Bezos ke Luar Angkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan