Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Radio TV Publik Daerah se-Indonesia. Ganjar akan memimpin organisasi yang dikenal dengan sebutan Indonesiapersada.id itu hingga 2023 mendatang.
Penetapan Ganjar sebagai Ketum Indonesiapersada.id dilakukan usai digelarnya Musyawarah Kerja Luar Biasa (Mukernaslub), Rabu (7/7/2021).
Dalam acara itu, Ketum Indonesiapersada.id sebelumnya, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menyatakan mengundurkan diri dan mengusulkan Ganjar sebagai penerusnya.
“Saya telah meminta kesediaan Pak Ganjar untuk melanjutkan tugas saya memimpin organisasi ini. Alhamdulillah, beliau berkenan menjadi ketua umum,” ungkap Gus Ipul.
Wali Kota Pasuruan ini juga menyampaikan, Indonesiapersada.id merupakan organisasi yang mewadahi lembaga penyiaran publik lokal (LPPL) radio dan televisi yang didirikan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Gus Ipul berharap, organisasi ini semakin maju di bawah kepemimpinan Ganjar.
"Saya yakin, Pak Ganjar mampu memberikan ide dan gagasan anyar, demi kemajuan LPPL di Indonesia," imbuhnya.
Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah memberikan suport penuh pada LPPL di daerahnya masing-masing. Caranya, dengan melakukan penguatan kelembagaan, SDM, ketahanan informasi di daerah dan sebagainya.
"LPPL ke depan, harus siap dan mampu untuk menyongsong era digital 4.0 yang sudah berkembang menjadi 5.0. Setiap kepala daerah memiliki tanggungjawab moral untuk menjadikan LPPL kuat dan tidak kalah dengan lembaga penyiaran lain,” imbuh Gus Ipul.
Mukernas Luar Biasa Indonesiapersada.id dihadiri lebih dari 200 utusan Kabupaten/Kota dan Provinsi seluruh Indonesia yang daerahnya memiliki LPPL Radio dan TV. Selain itu, hadir juga para Komosioner KPID Provinsi seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pastikan Ketersediaan Stok, Ganjar Pranowo Sidak ke 2 Depo Oksigen
“Sebenarnya kita dituntut mampu memberikan konten siaran yang dibutuhkan masyarakat. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Karena itulah kita berharap Indonesiapersada.id bisa melakukan banyak pelatihan lagi untuk meningkatkan kualitas SDM LPPL di daerah,” terang Budi Purwanto, peserta dari Sergai FM Serdang Bedagai Sumatera Utara.
Hal senada juga disampaikan perwakilan dari LPPL lain. Cokorda Chrisna dari LPPL Denpasar Bali misalnya, berharap agar Indonesiapersada.id bisa lebih berkembang dan peduli pada pengembangan LPPL di daerah-daerah perbatasan.
“Kita harapkan organisasi ini bisa lebih memberikan perhatian kepada teman-teman LPPL yang berada di wilayah 3T, di wilayah perbatasan seperti untuk LPPL Radio Suara Kabupaten Kupang,” urai Cok Khris.
Sementara itu, Ganjar mengatakan siap menjalankan amanah sebagai Ketum Indonesiapersada.id. Menurutnya, radio dan televisi lokal di Indonesia memang harus didorong agar lebih baik lagi.
"Lembaga penyiaran publik lokal ini memang mesti didorong, karena ini bisa menjadi salah satu media yang menyampaikan informasi penting pada masyarakat. Misalnya informasi tentang penanganan Covid-19 dan informasi penting lainnya. Saya orang yang meyakini, radio dan televisi lokal itu memiliki peminat yang fanatik di Indonesia," ucapnya.
Berita Terkait
-
Daftar 10 Tokoh Diprediksi Maju Pilpres 2024, Susi Pudjiastuti Masuk Bursa
-
Dialog Kocak Anak Pasien COVID 19 dengan Ganjar, Ending Bikin Ngakak
-
Tengok Warga Isolasi Covid, Ganjar Ditodong Ibu-ibu, WIFi dan TV buat Nonton Sinetron
-
PPKM Darurat Hari Kelima, Ganjar Cek Pertokoan dan Mal di Kota Semarang: Semakin Baik
-
Tingkah Kocak Bocah Pasien Covid-19 Ketemu Ganjar Pranowo, Warganet: Gubernur Di-ghosting
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN