Suara.com - Remaja berinisial FSI (19) tewas usai terlibat tawuran antar geng motor di Jalan Swatantra, Jatiasih, Bekasi. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/7/2021) dini hari di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menyebut FSI sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina.
Namun yang bersangkutan tidak tertolong akibat pendarahan pada luka yang dideritanya.
"Akibat luka yang diderita, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di rumah sakit tersebut," kata Erna kepada wartawan, Senin (12/7/2021).
Menurut Erna, tawuran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Salah satu kelompok yang terlibat diduga merupakan geng motor bernama Troublemaker.
Kekinian, pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Hal itu dilakukan untuk mengindentifikasi hingga menangkap pelaku tawuran hingga menghilangkan nyawa remaja tersebut.
"Kasus tersebut kini masih didalami oleh Polsek Jatiasih untuk mencari pelaku," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Daftar Lokasi SIM Keliling di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi Selama PPKM Darurat
-
Masuk Bekasi Wajib Surat STRP, Jika Tidak Putar Balik
-
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal, Sempat Tak Kebagian ICU
-
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja Meninggal kena Covid-19, Sempat Tak Dapat Ruang ICU
-
Profil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Meninggal Dunia Positif COVID-19
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif