Suara.com - Pada 15 Juli 2021, dikabarkan posisi matahari di atas Kabah. Peristiwa tersebut pun jadi acuan bagi masyarakat guna kembali meluruskan arah kiblat pada tempat ibadah. Lantas, bagaimana cara meluruskan arah kiblat? Berikut ini penjelasannya.
Diketahui, ini kali kedua di tahun 2021 posisi matahari tepat berada di atas Kabah. Momen sebelumnya terjadi pada 27 Mei, selanjutnya akan terjadi pada 15 Juli 2021. Fenomena ini dimanfaatkan umat muslim untuk membenarkan arah kiblat.
Agar cara meluruskan arah kiblat dapat dilakukan dengan tepat, kalian perlu tahu waktu ketika posisi matahari di atas Kabah.
Melansir dari laman Lapan, puncak waktu matahari tepat berada di atas Kabah akan berlangsung pada pukul 09.26.42 waktu Arab Saudi. Jika mengacu pada waktu Indonesia, maka bertepatan dengan pukul 16.26.42 WIB/17.26.42 WITA/18.26.42 WIT.
Berikut Cara Melurukan Arah Kiblat
Berdasarkan penjelasan Lapan, momen kondisi Matahari yang berada tepat di atas Kabah jadi kesempatan baik untuk mengetahui arah kiblat atau Kabah secara persis. Untuk mengetahuinya juga tidaklah sulit.
Fenomena ini memiliki banyak nama. Adapun nama-namanya yaitu Qibla Day (Hari Kiblat), Great Culmination of Mecca atau Istiwa’ul A’zham (Kulminasi Agung Mekkah), Global Rashdul Qibla (Hari Meluruskan Kiblat Global), dan Tropic of Mecca.
Diketahui, cara membenarkan arah kiblat dengan menggunakan metode Kulminasi Agung dianggap lebih mudah, akurat, dan murah. Adapun sejumlah hal yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut:
- Menyesuaikan waktu
- Menggunakan alat berbentuk tegak lurus
- Permukaan datar
Nah, untuk mengetahui arah kiblat saat kondisi matahari berada tepat di atas Kabah, simak berikut ini caranya yang perlu diketahui.
Baca Juga: Umat Islam Disarankan Cek Arah Kiblat di 27 dan 28 Mei, Ini Alasannya
- Sesuaikan waktu dengan jam BMKG
- Menggunakan alat berbentuk tegak lurus dengan permukaan datar, seperti: tiang, bandul, atau dinding bebentuk tagak lurus dengan permukaan datar
- Melakukan proses kalibrasi yang dilakukan 5 menit sebelum maupun sesudah waktu puncak pada pukul 16.27 WIB/17.27 Wita
- Perhatikan arah bayangan ketika waktu puncak. Setelah itu, tarik garis dimulai dari ujung bayangan sampai ke posisi alat.
Garis tersebut yang akan menentukan arah kiblat yang telah dikalibrasi dengan letak matahari ketika berada tepat di atas Kabah.
Demikianlah informasi mengenai cara meluruskan arah kiblat saat posisi matahari di atas Kabah pada 15 Juli 2021. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak